Ma’ruf Amin : Hoaks, Seruan Secara Moral Tidak Cukup – strategi.id
Nusantara

Ma’ruf Amin : Hoaks, Seruan Secara Moral Tidak Cukup

Strategi.id - Ma'ruf Amin : Hoaks, Seruan Secara Moral Tidak Cukup

Strategi.id – Ma’ruf Amin Calon Wakil Presiden nomor urut 01 melihat bahwa seruan moral saja tak cukup untuk menghentikan perilaku menyebarkan hoaks/ hoax , khususnya lewat media sosial. Penegakan hukum yang tegas harus dilakukan agar hoaks yang memecah belah bangsa bisa dihentikan.

“Ternyata seruan secara moral itu tidak cukup. Karena itu perlu ada langkah-langkah menjeratkan,” kata KH Ma’ruf, di Balige, Sabtu (6/1018).

Dia mengatakan, hoaks sudah merajalela padahal pemilu presiden (pilpres) masih tahun depan. “Saya kira perlu ada tindakan yang lebih mengarahkan hukuman penjara. Kalau tidak jera, bisa mengganggu stabilitas dan keamanan menganggu keutuhan bangsa,” ujar Kiai asal Kresek Banten ini.

Menurut Ma’ruf, orang seenaknya membuat gaduh, sehingga penanganannya harus diserahkan kepada aparat yang berwenang. “Kalau tidak ditindak, nanti semakin merajalela. Orang tidak takut. Kalau ada tindakan (tegas) biasanya bisa jera. Jadi tidak cukup diimbau secara moral,” tegasnya.

Isu soal hoaks kembali ramai setelah terjadi kasus kebohongan yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet. Mantan juru kampanye nasional tim Prabowo – Sandiaga itu berbohong soal penganiayaan yang dialaminya. Pengakuannya itu sempat membuat kehebohan sampai direspon oleh sejumlah tokoh, termasuk Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Pada kesempatan itu, Ma’ruf juga berharap masyarakat lebih cerdas mewaspadai isu yang bisa memecah belah bangsa. Karena itu, berbeda pilihan, baik di pemilu legislatif maupun pemilu presiden, jangan sampai memecah persatuan antaranak bangsa.

“Keutuhan bangsa lebih baik diutamakan. Pilpres dan pileg itu kan hanya lima tahun. Tapi keutuhan bangsa itu harus kita jaga sepanjang masa,” ujar Ma’ruf.

Menurut dia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa yang menyatakan bahwa hoaks tak boleh dilakukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top