Meminta Hak Jawab, Anak Perusahaan Astra Malah Pingpong Wartawan – strategi.id
Nusantara

Meminta Hak Jawab, Anak Perusahaan Astra Malah Pingpong Wartawan

Meminta Hak Jawab, Anak Perusahaan Astra Malah Pingpong Wartawan
strategi.id- Meminta Hak Jawab, Anak Perusahaan Astra Malah Pingpong Wartawan

Strategi.id – Anak perusahaan PT Astra Otopart Tbk, PT Century Battery Indonesia (CBI), keberatan dan meminta hak jawab atas pemberitaan strategi.id terkait siaran pers LSM Yayasan Peduli Lingkungan Hidup (YAPELH).

Tetapi saat strategi.id mendatangi PT CBI untuk melayani hak jawab yang diminta, berbagai bidang di perusahaan itu malah saling lempar dan terkesan mem-pingpong wartawan strategi.id.

Selasa (15/2/19) kemarin, PT CBI mengirim surat ke redaksi strategi.id. Isinya tentang keberatan perusahaan itu atas berita berjudul “Aksi Damai YAPELH, Stop Produk Industri Pencemar Lingkungan Hidup” yang ditayangkan strategi.id pada Kamis (15/1/19).

Dalam surat singkat tersebut, PT CBI menyatakan diri sebagai perusahaan yang selalu mematuhi semua peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Pemerintah RI.

Baca Juga : Polemik PT BPS di Lokasi Pertambangan Emas Kabupaten Buru

“Bahkan, CBI secara berkala telah melakukan pengecekan validasi dokumen perizinan terhadap seluruh mitra bisnis CBI, termasuk izin terkait lingkungan seperti yang disebutkan dalam berita tersebut,” bunyi surat yang ditandatangi Direktur PT CBI, Lilyana Widjaja.

Sebagai media yang mematuhi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, strategi.id menganggap klarifikasi dari PT CBI kurang lengkap dan harus digali lebih jauh lagi untuk mengetahui duduk persoalan sebenarnya.

Oleh sebab itu, strategi.id langsung menghubungi PT CBI via telepon pada Selasa (15/1/19) itu juga. Di hari yang sama, strategi.id mengirimkan surat resmi permohonan wawancara terkait material produk dan proses produksi di perusahaan tersebut.

Pada Rabu (16/1/2019), strategi.id bahkan mendatangi kantor PT CBI untuk melakukan wawancara.

Namun sejak awal, wartawan strategi.id kesulitan menemui pihak yang bersedia diwawancarai.

Baca Juga : YAPELH Laporkan Pemkot Tangsel ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Beberapa karyawan yang ditelepon dan ditemui mengaku tidak kompeten untuk menjelaskan hal itu dan menunjuk ke bagian lain. Ketika karyawan bagian itu dihubungi, lagi-lagi lagi mereka menunjuk bagian lain.

Terakhir disebutkan bahwa pihak PT CBI sedang rapat. Pihak PT CBI meminta nomor kontak wartawan strategi.id dan berjanji akan segera menghubungi strategi.id.

Tetapi sampai berita ini diturunkan pukul 20.00 WIB Rabu (16/1/19) , Pihak PT CBI belum menghubungi strategi.id dan menanggapi pemberitaan yang telah ditayangkan

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top