Mengenal Stan Lee Pencipta Superhero Marvel Yang Anti-Rasisme -
Tokoh

Mengenal Stan Lee Pencipta Superhero Marvel Yang Anti-Rasisme

Strategi.id – Profil dan Biografi Stan Lee. Jika anda penggemar berat tokoh-tokoh superhero Marvel seperti Iron Man, Hulk, Thor Captain Amerika, Fantastic Four dan tokoh superhero Marvel lainnya anda pasti mengetahui siapa pencipta atau kreator dibalik superhero-superhero tersebut.

Dialah Stan Lee atau dengan nama asli Stanley Martin Lieber yang merupakan kreator superhero superhero tersebut, dan juga seorang Penulis Komik Superhero atau Komikus Terkenal dan Terhebat yang pernah ada. Stan Lee juga biasa menjadi cameo atau muncul sebentar dalam film-film garapan superhero yang digarap oleh Marvel.

Imajinasinya sangat luas dan kuat. Sudah banyak tokoh-tokoh superhero yang ia ciptakan sejak ia masih muda. Karakter-karakter superhero karangannya telah menghasilkan miliaran dolar.  Berikut profil dan biografi Stan Lee.

Biografi Stan Lee

Stan Lee terlahir dengan nama lengkap Stanley Martin Lieber. ia Lahir di New York, Amerika Serikat pada tanggal 28 Desember 1922. Ayahnya bernama Jack Lieber dan ibunya bernama Celia, dimasa kecilnya ia sangat terpengaruh dengan kisah-kisah heroik karya Errol Flynn.

Usai tamat SMU, Stan lee pada saat itu berusia 16 tahun dan bergabung dengan WPA Federal Theatre Project. Berkat bantuan pamannya, Lee bekerja sebagai asisten di Timely Comics, sebuah divisi komik dari penerbit Martin Goodman’s. Awalnya ia memiliki pekerjaan yang membosankan di perusahaan itu.

Tugasnya Stan Lee kala itu adalah mengisi tinta, meruncingkan pensil, dan menghapus goresan pensil untuk gambar-gambar yang sudah diberi tinta. Namun ia memiliki kemauan yang kuat menciptakan sendiri kisah komiknya.

Menggunakan Nama Stan Lee

Pada tahun 1941, Lee berhasil menjadi pengisi teks untuk Captain America; Foils the Traitor’s Revenge. Saat itu ia menggunakan nama Stan Lee, kependekan dari nama aslinya yang kemudian selalu ia pakai hingga sekarang.

Membuat Komik Pertama

Dalam biografi Stan Lee diketahui bahwa Komik pertama yang dibuat Lee bernama Destroyer yang diterbitkan pada buletin Mystic Comics yang terbit bulan Agustus 1941. Saat rekan sekerjanya, Jack Kirby, meninggalkannya, Lee menjadi editor di penerbitan Goodman.

Pada saat itu usianya baru saja 19 tahun. Setahun kemudian Lee bergabung dengan Angkatan Darat, ketika AS terlibat dalam Perang Dunia II. Di tentara, ia bergabung dalam Signal Corps yang bertugas membuat laporan, membuat film, slogan, dan lainnya.

Stan Lee dan Jack Kirby Mendirikan Marvel Comic

Pengalamannya menjadi tentara inilah yang memperkaya imajinasi kreatifnya kelak. Stan Lee menjadi sosok pembaru saat ia bersama rekannya, Jack Kirby menggagas perusahaan Marvel bersama dengan Martin Goodman.

Awalnya, saat itu karya-karya DC Comics berhasil menjadi penguasa pasar. Stan Lee yang masih tergabung dalam penerbit Goodman memiliki ide-ide sendiri.

Istrinya, Joan Clayton Boocock yang ia nikahi pada tahun 1947, kemudian menantang Lee untuk mewujdukan ide-idenya sendiri. Itulah yang kemudian membuat dirinya mengajak Jack Kirby untuk mewujudkan ide mereka.

Menciptakan Karakter Superhero Marvel

Kisah pertama yang mucul dari Marvel adalah Fantastic Four. Bersama Kirby, Lee juga menciptakan Hulk, Iron Man, Thor, dan X-Men. Ia juga bekerja sama dengan Bill Everett yang akhirnya menciptakan Daredevil, dan bekerja sama dengan Steve Ditko,yang berhasil dengan cerita Doctor Strange dan Spider-Man.

Bersama Marvel, Lee membuat revolusi komik pada dekade 60-an. Komik-komik Marvel dikenal memiliki ciri khusus dibanding komik keluaran DC. Saat itu, banyak pecinta komik yang kemudian beralih pada kisah-kisah yang dikeluarkan Marvel.

Mereka tertarik dengan gaya penuturan dan penokohan karakternya. Dalam proses kreatifnya, Lee selalu berdiskui dengan para seniman sebelum membuat sebuah kisah.

Ia hanya tertarik dengan garis besar cerita yang akan diangkat oleh seniman. Hal inilah yang membuat seniman-seniman komik merasa bebas berkarya di Marvel.

Stan Lee tahu bahwa komik memiliki pengaruh yang cukup efektif dan bisa digunakan untuk kampanye. Ia pernah membuat komik Spider Man untuk menggalang kampanye anti penyalahgunaan obat-obatan. Ia juga pernah menggunakan komik untuk aksi anti rasisme.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top