Mengenang 22 Tahun Reformasi Dan Masa Pandemi Covid-19 – strategi.id
Dialektika

Mengenang 22 Tahun Reformasi Dan Masa Pandemi Covid-19

Strategi.id - Mengenang 22 Tahun Reformasi Dan Masa Pandemi Covid-19

Strategi.id – 22 tahun silam tercetus harapan akan sebuah perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik dan lebih maju tentang sebuah keadaan bangsa pada saat itu yang selama 32 tahun dibawah kekuasaan rezim otoriter.

Harapan itupun lahir dan “seperti terwujud” setelah lengsernya Presiden Suharto pada saat itu Mei 1998. Melalui gelombang aksi massa dan mahasiswa yang menuntut akan tumbangnya sebuah tirani yang marak dengan cara-cara militeristiknya yang diktator.

Melalui proses yang memang banyak sekali mengalami keresahan dan kerusuhan bahkan hingga terjadi penculikan aktifis dan penjarahan. Ekonomi pada saat itu pun kacau, harga melambung tinggi dan terjadi krisis. Namun itu semua adalah bagian dari konsekwensi yang harus dilalui pada masa itu dan terakumulasi setelah melalui proses yang berkepanjangan.

Saya pada saat itu pun bagian dari rakyat yang merindukan akan sebuah perubahan yang mengharapkan pemerintahan Suharto harus mundur. Dari berbagai Aksi- aksi mahasiswa dari berbagai elemen mahasiswa bertemu pada satu “muara” yang sama yaitu menginap dan menduduki gedung DPR RI di senayan.

Saya bersama kawan – kawan FKSMJ (Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jabotabek) yang dikoordinir oleh salah seorang sahabat saya yakni Bung Sarbini, dan akhirnya kami mendengar kabar baik yang kami nanti-nantikan yaitu disiarkannya pengumuman Mundurnya Sang Presiden Suharto pada tanggal 21 Mei 1998 melalui berbagai stasiun TV secara langsung. Kami yang menonton siaran langsung itupun bergembira menyambut berita baik itu.

Sementara krisis ekonomi masih berlangsung dan pemerintahan yang berkuasa masih sama, hanya presidennya saja yang mundur. Ada banyak masyarakat yang bilang dengan “gaya humornya” kalau sekalipun Reformasi namun masih Repot – nasi.

Gelombang aksi mahasiswa yang menewaskan beberapa kawan aktifis mahasiswa, bentrokan dengan aparat keamanan dan Pam Swakarsa menjadi kenangan pahit bagi kami pada saat itu.
Saat ini masa itu telah berlalu 22 tahun sudah, dan hampir seluruh negara di dunia mengalami Pandemi sebuah penyakit yang disebabkan oleh Virus yang berbahaya yakni Covid 19.

Dalam keadaan saat Pandemi Covid 19 seperti yang sedang terjadi saat ini, saya coba mengingat kembali 22 tahun silam. Masa masa pada saat itu mungkin punya kemiripan dengan masa pandemi saat ini yakni mengharapkan perubahan.

Jika dulu kami berharap terjadinya perubahan pemerintahan Indonesia menjadi lebih baik melalui Reformasi, kini kita semua berharap Perubahan cara “berkesehatan” yang lebih baik, seperti menjaga imunitas tubuh dan perlindungan tubuh dari bahaya virus. Kalau 22 tahun silam perubahan yang kita dambakan itu harus melalui Reformasi dengan mengganti pemerintahan, kini Perubahan harus dilakukan oleh diri kita sendiri. Intinya Kita semua berharap Indonesia menjadi lebih baik.

Penulis: Ronald Mulia Sitorus (Koord Komunitas Bela Indonesia Kita).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top