Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Dan Kemandirian Melalui Kegiatan Mengisi Kantong Prestasi - strategi.id
Corong

Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Dan Kemandirian Melalui Kegiatan Mengisi Kantong Prestasi

Strategi.id - Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Dan Kemandirian Melalui Kegiatan Mengisi Kantong Prestasi

Strategi.id – Pendidikan bisa menumbuhkan semangat untuk terus belajar hal-hal baru serta menjadi hal penting dalam kehidupan manusia. Dunia pendidikan senantiasa diarahkan pada peningkatan mutu sumber daya manusia, terutama pendidikan Taman Kanak-kanak.

Menurut peraturan daerah Nomor 27 tahun 1990 tentang pendidikan pra sekolah Bab I Pasal 1 ayat (2) Pendidikan di Taman Kanak-Kanak dilaksanakan dengan prinsip bermain sambil belajar atau belajar seraya bermain.

Sesuai dengan perkembangan anak didik. Adapun tujuan TK berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 0486/U/92 tentang Taman Kanak-Kanak, adalah membantu meletakkan dasar ke arah perkembangan sikap pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta yang diperlukan oleh anak, pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya.

Anak sebagai peserta didik dipersiapkan untuk menjadi jiwa yang bersosial, mandiri, dan kreatif dalam meniti kehidupan agar meraih masa depan yang lebih baik. Untuk itu penyelenggaraan program pendidikan akan lebih menitik beratkan pada perkembangan peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Hal ini menujukkan adanya kebutuhan akan petunjuk dan pengarahan yang jelas mengenai perilaku yang pantas di sekolah. Semakin dini arahan diberikan, semakin baik.

Perilaku sosial, emosional, dan kemandirian seringkali merupakan faktor yang menentukan berhasil atau tidaknya seseorang dalam hidup.

Anak-anak perlu mempelajari perilaku sosial, emosional, dan kemandirian yang dapat diterima di rumah dan di sekolah melalui proses belajar terencana dan dari kejadian-kejadian yang dialaminya.

Mengajarkan keterampilan sosial, emosional, dan kemandirian sejak dini diharapkan mereka dapat memperbaiki kemampuan bergaul dalam lingkungan prasekolah dan dapat membantu keberhasilan anak selama masa prasekolah dan selanjutnya.

Saat kita membimbing anak-anak, kita sedang membangun sebuah fondasi untuk proses belajar seumur hidup.

Orientasi belajar anak usia dini, bukan semata mengejar prestasi akademik, perlu juga pada pengembangan diri anak yang memiliki pribadi positif.

Penggunaan media atau alat peraga yang tepat dan sesuai dengan karakter anak dapat menfasilitasi tumbuhnya sikap dan perilaku positif bagi anak.

Memberikan penghargaan atas prestasi perilaku positif pengembangan sosial, emosional, dan kemandirian anak sangatlah bermanfaat.

Anak-anak akan bekerja keras dan berbuat baik. Namun perlu diingat juga, penghargaan tidak harus berupa benda.

Penghargaan yang terbaik adalah senyuman, perkataan yang lembut, dan usapan di pundak atau di kepala.

Menurut teori Behavioristik, belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat dari adanya interaksi antara stimulus dan respon.

Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada anak didik misalnya alat peraga, pedoman kerja, atau cara-cara tertentu untuk membantu belajar anak didik. Sedangkan respon adalah reaksi atau tanggapan anak didik terhadap stimulus.

Faktor lain yang dianggap penting oleh aliran Behavioristik adalah faktor penguatan yang dapat memperkuat timbulnya respon, penguatan itu bisa berupa penghargaaan.

Meningkatkan kemampuan sosial emosional dan kemandirian melalui kegiatan mengisi kantong prestasi. Kantong Prestasi merupakan kantong yang berisi “benda-benda penghargaan” atas kemampuan anak berperilaku positif pengembangan sosial, emosional, dam kemandirian.

Kantong Prestasi adalah alat peraga edukatif untuk mengembangkan motori halus dan kognitif anak ketika mereka menceritakan tentang perbedaan bentuk, ukuran, dan jumlah melalui penglihatan dan perabaan.

Kantong Prestasi bisa dialih fungsikan menjadi Kantong Sensorik dan Kantong Lambung Tangkap.

Tujuan dan manfaat Kantong Prestasi adalah sebagai berikut:

1. Membantu guru untuk mendorong anak didik berperiku yang baik dan kerja keras.

2. Memotivasi anak didik yang memiliki rasa percaya diri rendah

3. Membuat anak didik tetap mematuhi batasan yang sudah ditetapkan

4. Membantu mengajarkan tata krama sosial kepada anak didik

5. Mendorong anak didik untuk mengamati “benda-benda penghargaan” (biji manik, uang logam, biji palem, kulit kerang, dan kelereng)

6. Mendorong anak didik untuk merasakan kantong prestasi yang telah diisi benda-benda penghargaan dan mengatakan apa isi dari tiap jari kantong prestasi juga memperkirakan jumlahnya berdasarkan indra perabaannya

7. Mendorong anak didik menghitung secara berkala benda-benda penghargaan yang diperoleh

8. Mendorong anak didik untuk melambungkan dan menangkap Kantong Lambung Tangkap

Bahan yang diperlukan untuk membuat Kantong Prestasi :

Bahan yang diperlukan adalah sarung tangan sejumlah anak didik di kelas, berbagai bahan benda-benda penghargaan untuk dimasukkan ke dalam jari sarung tangan (seperti biji manik, uang logam, biji palem, kulit kerang, dan kelereng).

Beri kartu nama anak didik dan beri hiasan pita agar terlihat cantik.

Cara menggunakan

Alat peraga edukatif ini mempunyai 4 kegunaan antara lain:

1. Kantong Prestasi
#Perkenalkan kegiatan ini dengan menyebutkan perilaku positif yang harus dilakukan seperti meminjamkan miliknya dengan senang hati, #mengucapkan tiga kata santun (maaf, tolong, terima kasih),
#membuang sampah pada tempatnya,
#merapikan alat belajar dan mainan setelah digunakan, sabar bergiliran, dll

2. Gantung Kantong Prestasi ditempat yang mudah dijangkau anak
#Minta anak untuk memasukkan benda-benda penghargaan setiap mereka melakukan perilaku positif
Biarkan anak memlih sendiri benda-benda penghargaannya
#Jelaskan agar anak memasukkan benda-benda penghargaan yang berbeda di tiap-tiap jari sarung tangan (mengelompokkan)

3. Kantong Sensorik
#Biarkan anak bergantian merasakan kantong sensorik dengan meremas-remas jari sarung tangan yang telah diisi ataupun yang belum diisi benda-benda penghargaan
Dorong anak untuk mengatakan apa isi dari kantong sensorik dan memperkirakan jumlahnya berdasarkan perabaannya
#Menjumlah Benda
Secara berkala, ajak anak untuk menghitung benda-benda penghargaan yang diperoleh
Buatlah tabel perolehan

4. Kantong Lambung dan Tangkap
#Ikat dengan karet pangkal sarung tangan agar benda-benda penghargaan tidak tumpah
#Minta anak untuk melambungkan dan menangkapnya

Mengajarkan dan mengarahkan perilaku positif itu penting. Beri kemampuannya dalam belajar untuk itu diperlukan media dan alat peraga edukatif untuk menfasilitasi tumbuhnya sikap dan perilaku positif pengembangan sosial, emosional, dan kemandirian.

Penulis Oleh: Zuhrotul Baiti, S.Pd (Tenaga Pendidik / Guru).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top