Moeldoko Angkat Bicara Tentang Tuduhan Intel Di Kasus Bendera Rizieq Shihab – strategi.id
Nusantara

Moeldoko Angkat Bicara Tentang Tuduhan Intel Di Kasus Bendera Rizieq Shihab

Strategi.id- Moeldoko Angkat BIcara Kasus Rizieq

Strategi.id- Setelah  Fadli Zon hingga Fahri Hamzah mulai menanggapi soal Habib Rizieq Shihab ditangkap karena bendera di rumahnya , Moeldoko pun didalam akun Facebook nya angkat bicara.

Bahkan, Fadli Zon menganggap bahwa Habib Rizieq Shihab ditangkap karena bendera di rumahnya merupakan sebauh fitnah. Fadli Zon menulis, bisa saja ada orang yang secara sengaja memasang bendera tersebut di rumah Habib Rizieq Shihab.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengatakan, bahwa Habib Rizieq Shihab ditangkap atas dasar laporan warga Arab Saudi yang melihat bendera di rumahnya.

Baca Juga : Kemenlu: Rizieq Shihab Ditanya soal Bendera Hitam Mirip ISIS

“Dari hasil penelusuran diperoleh konfirmasi bahwa MRS sedang dimintai keterangan oleh aparat keamanan Arab Saudi di Makkah, atas dasar laporan warga negara Saudi yang melihat bendera yang diduga mirip dengan bendera ISIS terpasang di depan rumah MRS di Mekkah,” ujar Arrmanatha dikutip dari Kompas.com.

Arrmanatha menerima laporan Habib Rizieq Shihab ditangkap pada Senin (5/11/2018). Pun demikian Fadli Zon yang mengaku mendapat pengaduan dari keluarga Habib Rizieq Shihab.

Fadli Zon menulis pendapatnya soal Habib Rizieq Shihab ditangkap karena bendera melalui akun Twitternya yang terverifikasi. Fadli Zon menganggap bahwa penangkapan terhadap Habib Rizieq Shihab merupakan kerjaan dari ‘intel’.”

Sy yakin apa yg terjadi pd Imam Besar Habib Rizieq adalah fitnah keji.Bisa sj org masang bendera di luar tembok rumahnya, krn lokasinya umum.Ini kerjaan dasar “intel”.

.

Fadli Zon

Beda dengan Fadli Zon, Fahri Hamzah menanggapi soal cara penanganan penangkapan Habib Rizieq Shihab oleh Pemerintah Indonesia.

Fahri Hamzah khawatir, akibat penanganan yang tidak benar akan merusak hubungan diplomatik Indonesia-Arab Saudi.

Baca Juga : Izin Tinggal Habis, Rizieq Shihab Bisa Dibui 6 Bulan di Saudi

“Saya hanya mengkhawatirkan cara penanganan HRS oleh pemerintah saat ini akan merusak hubungan diplomatik yang telah kita bangun lama dengan Saudi…

soal ini gampang dan hanya mensyaratkan 2 hal saja; jujur dan jangan rekayasa…

HRS bukan orang sulit diajak ngomong..” tulis Fahri Hamzah di akun Twitternya yang terverifikasi.

Atas komentar tersebut Moeldoko bicaraTugas Badan Intelejen Negara ( BIN) adalah melindungi warga negara Republik Indonesia(RI)bukan menyusahkanya….. Tidak Benar BIN menyusahkan warga negara RI ,termasuk Muhammad Rizieq Shihab

#StopHoax

#TurnBackHoax

dalam tulisannya tersebut Moeldoko mantan Panglima Jenderal TNI ini juga mengikutsertakan tautan berita dengan foto Fadli Zon.

Baca Juga :Rilis soal Rizieq Shihab Disebut Hoax, Itu Benar dari Saya

Diketahui bersama Habib Rizieq Shihab ditangkap pada 5 November 2018. Habib Rizieq Shihab dijemput oleh Kepolisian Makkah dan Mabahis ammah (intelijen umum, General Investigation Directorate GID) lalu dibawa ke kantor polisi. Kedatangan Kepolisian Arab Saudi ke rumah Habib Rizieq Shihab setelah mengetahui adanya pemasangan bendera hitam.

Menurut Dubes RI, Agus Maftuh, bendera hitam tersebut diduga mengarah pada ciri-ciri gerakan ekstrimis. Bendera hitam itu ada pada dinding bagian belakang rumah Habib Rizieq Shihab.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top