Moeldoko: Diperlukan Orang-orang Muda Yang Hebat dan Berani - strategi.id
Nusantara

Moeldoko: Diperlukan Orang-orang Muda Yang Hebat dan Berani

Strategi.id - Moeldoko: Diperlukan Orang-orang Muda Yang Hebat dan Berani

Strategi.id – Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko beraharap anak-anak muda yang bekerja di kantor KSP menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Ke depan, kata dia, tantangan dan tuntutan global makin kompleks. Karena itu dibutuhkan cara, strategi, metode, dan inovasi baru dalam mengelola negara ini.

“Diperlukan orang-orang hebat dan berani seperti Anda semua,” kata Moeldoko saat menutup acara workshop penulisan buku “Peran Anak Muda di Istana”, yang berlangsung di Bogor, Rabu (17/7/19).

Baca Juga : KSP Ajak Anak Muda Jadi Tonggak Perubahan di UNJ

Acara yang diselenggarakan KSP ini diikuti sekitar 45 orang lintas kedeputian. Mereka adalah anak-anak muda yang berusia di bawah 35 tahun dan telah bergabung lebih dari satu tahun.

Melalui acara ini, Moeldoko berharap anak-anak muda KSP keluar dari kemapanan dan rutinitas pekerjaan harian. “Kalau tidak melihat lingkungan luar nanti Anda akan kebal dengan rutinitas,” katanya.

Kata Moeldoko, dibanding dengan kementerian atau lembaga lain, KSP sudah memiliki budaya kerja yang rapi. Budaya kerja yang terbangun ini, kata dia, membuat KSP sangat dinamis dan produktif. “Suasana kerja kita tidak kaku. Saya membuka diri untuk ditemui oleh seluruh staf,” ujarnya.

Abraham Wirotomo (34), peserta dari Kedeputian II mengatakan, dirinya sangat senang dengan workshop ini. Kata dia, melalui acara ini, ia bisa mengenal siapa dan peran apa yang selama ini telah dia lakukan di KSP.

“Kesibukan mengurus urusan negara membuat saya lupa dengan diri saya sendiri,” ujar Tenaga Ahli Madya yang telah bergabung di KSP sejak 2017.

Ketua Tim Pengelola Pesan Capaian Program Strategis Prioritas Presiden

Kantor Staf Presiden, Widiarsi Agustina mengatakan workshop diselenggarakan karena dirinya melihat KSP ini tempat anak muda hebat. Mereka punya mimpi dan punya peran untuk menjadikan Indonesia yang lebih maju dan hebat.

“Sayang jika jejak mereka selama bekerja di KSP ini tidak dibukukan,” ujarnya.

Baca Juga : Anak-Anak Muda Tak Perlu Takut Bersaing, Kita Bukan Inferior

Workshop penulisan buku ini berlangsung dari Senin hingga Rabu (15-17 Juli 2019). Acara ini dipandu oleh Mardiyah Chamim, mantan wartawan Majalah Berita Minggu Tempo.


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top