Tradisi Barter Ala Petani di Purworejo Saat Musim Panen – strategi.id
Budaya

Tradisi Barter Ala Petani di Purworejo Saat Musim Panen

Tradisi Barter Ala Petani di Purworejo Saat Musim Panen
Tradisi Barter Ala Petani di Purworejo Saat Musim Panen (foto : detik.com /is)

strategi.id – Tradisi barter atau menukar barang dengan barang sampai sekarang masih bisa ditemui di Purworejo, Jawa Tengah. Dalam tradisi yang disebut ngurup itu, warga menukarkan hasil pertanian dengan barang lain seperti makanan dan minuman.

Hingga kini, ngurup masih bisa ditemui di beberapa wilayah Purworejo terutama di area pertanian ketika musim panen tiba. Ngurup sendiri sangat membantu warga khususnya masyarakat menengah ke bawah.

Ketika warga tidak memiliki cukup uang untuk membeli bahan kebutuhan pokok, warga bisa menukarkan hasil panen tersebut. Biasanya, warga membeli makanan dan minuman dengan menggunakan gabah atau padi. Antar petani dengan penjual sudah mempunyai kesepakatan sendiri mengenai besaran nilai tukar barang satu dengan laiinnya.

Salah satu buruh tani, Nur Kasan (34) yang ditemui detik.com di area persawahan Desa Purwodadi, Kecamatan Purwodadi mengatakan bahwa ia membayar satu mangkuk bubur kacang hijau dengan satu kilogram gabah basah.

“Kalau satu mangkuk bubur kacang hijau bayarnya satu kilogram gabah, tadi beli dua mangkuk ya bayarnya dua kilogram,” tuturnya, Jumat (13/7/2018).

Sementara itu, Bugis (55) pedagang bubur kacang hijau yang sudah 30 tahun menjajakan dagangannya dari sawah ke sawah menuturkan bahwa setiap hari dirinya bisa membawa pulang sekitar satu kwintal gabah dari hasil jualannya. Selain bubur kacang hijau, para petani juga bisa menukar gabah dengan es dawet, nasi pecel, nasi rames dan menu desa lainnya yang dijajakan pedagang di pinggir sawah.

“Kalau pas musim panen ya keliling cari sawah yang dipanen jualan ini burjo, nanti yang beli bayarnya pakai gabah. Ya rata-rata sehari bisa dapat 100 kg gabah,” tutur Bugis.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top