Nusantara Bangkit Ingatkan Taat Konstitusi – strategi.id
Nusantara

Nusantara Bangkit Ingatkan Taat Konstitusi

Strategi.id - Nusantara Bangkit Ingatkan Taat Konstitusi
Strategi.id - Nusantara Bangkit Ingatkan Taat Konstitusi

Strategi.id – Pemilu 2019 telah dilaksanakan bersama oleh rakyat Indonesia. Mengedepankan demokrasi sebagai pilihan sistem bernegara memang selalu saja mengalami pasang surut dan menghadapi beragam tantangan pada prosesnya. Dibutuhkan kedewasaan berpolitik bersama diantara sesama anak bangsa untuk menerima apapun hasil akhirnya.

Menjelang proses moderenisasi demokrasi Indonesia, peta perpolitikan dan dinamikanya memang sangat dipengaruhi oleh opini publik yang berkembang di masyarakat. Di masa kampanye masyarakat disuguhi beragam survey tentang keterpilihan partai politik dan capres – cawapres. Sebagai sebuah indikator kemenangan sebuah partai atau kandidat survey elektabilitas dianggap representatif dengan beragam faktor yang menyertainya.

Baca Juga : Moeldoko: Pemerintah Bekerja Luar Biasa, tapi Dipatahkan Hoaks

Pada hari H pemilihan masyarakat kemudian dihadapkan oleh sebuah sajian metodologi ilmiah untuk mengukur secara cepat siapa yang memenangi pemilu. Baik kandidat paslon dan partai politik disuguhi exit poll, quick count dan real count untuk mengetahui pergerakan suara yang memilih kandidat.

Tentunya beragam skema yang dipaparkan oleh lembaga survey di Indonesia, ditelisik dari konsistensinya bisa dikatakan akurat untuk sebuah kegiatan yang bersifat nasional, regional dan lokal. Kepiawaian para pelaku lembaga survey ini patut diacungi jempol sebagai sebuah kerja – kerja cerdas anak bangsa Indonesia dalam menghidupkan demokrasi Indonesia. Sungguh sebuah teknik metodologi ilmiah sosial kemasyarakatan yang sangat dapat dipercaya integritasnya.

Dalam beberapa kesempatan, masyarakat juga disuguhkan beragam sanggahan dari pihak yang merasa dirugikan. Sesungguhnya sebagai sebuah hasil riset, survey elektabilitas Pemilu 2019 dapat dijadikan tolok ukur untuk melakukan kerja – kerja kemaslahatan rakyat di periode 2019 sampai 2024. Sangat disayangkan apabila ada beragam kekecewaan yang muncul, tetapi justru hasil survey pemilu ini bisa dijadikan alat ukur untuk seberapa besar sebaran dukungan yang didapatkan.

Apabila mau lebih cerdas sedikit, justru data yang ada bisa digunakan untuk mengetahui latar belakang konstituen. Sehingga para peserta Pemilu 2019 dapat memberikan atau memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum maupun khusus. Kesan bahwa parpol dan paslon hanya bekerja menjelang Pemilu dapat pupus dengan kerja – kerja kerakyatan yang memiliki kontinuitas dari hari ke harinya sejak 2019 sampai 2024.

Sebagai ormas besutan Jendral TNI (Purn) Moeldoko, Nusantara Bangkit – Masa Depan Kita; menegaskan perjuangannya memenangkan petahana paslon Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019 – 2024, taat konstitusi. Hal ini disampaikan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Bangkit, Ir. Ivan PP yang didampingi Sekjen DPP Nusantara Bangkit, Drs. Lukman Arnold Doloksaribu, SH beserta fungsionaris lainnya, merespon maraknya kesimpangsiuran klaim kemenangan kubu paslon Prabowo – Sandiaga Uno.

“Nusantara Bangkit tidak terjebak dan tidak larut dalam persoalan kesimpangsiuran Quick Count. Sebagai Organisasi Kemasyarakatan dibawah Ketua Dewan Pembina Jendral (Purn) Moeldoko, Nusantara Bangkit taat konstitusi. Tetap menunggu keputusan KPU, sesuai dengan tahapan pelaksanaan Pemilu 2019,” ujar Ivan, pada konfrensi Pers yang digelar di Bakoel Koffie, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/04/19).

Baca Juga : Moeldoko : Pikiran Sandiaga Terlalu Sederhana soal Utang

Ivan menegaskan, kondisi masyarakat Indonesia pasca pencoblosan Pilpres 2019 yang digelar Rabu, 17 April 2019, kian terbelah. Hal ini dikarenakan perdebatan pro kontra yang sangat tajam diantara anggota masyarakat. Terutama karena klaim sepihak dari paslon Prabowo – Sandiaga Uno yang menyatakan dirinya sebagai pemenang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top