Operasi Pasar, Harga Bawang Putih Mulai Turun – strategi.id
Nusantara

Operasi Pasar, Harga Bawang Putih Mulai Turun

Strategi.id - Operasi Pasar, Harga Bawang Putih Mulai Turun (Foto: Okezone)
Strategi.id - Operasi Pasar, Harga Bawang Putih Mulai Turun (Foto: Okezone)

Strategi.id – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan, Operasi Pasar (OP) bawang putih yang telah berlangsung dibeberapa daerah di Indonesia. Mampu menekan harga jual komoditas tersebut di pasar-pasar yang mengalami kenaikan cukup signifikan. Melaui OP, bawang putih dijual langsung kepada konsumen sebesar Rp. 32.000/kg.

“Dengan pelaksanaan OP secara kontinyu. Maka akan dapat memberikan jaminan pasokan ke pasar-pasar serta mampu menekan harga di pasar seluruh daerah di Indonesia. Sehingga kembali pada level harga normal yaitu dikisaran Rp. 25.000/kg,” jelas mendag, pada hari senin (29/4/19).

Baca Juga : Indonesia-Vietnam Pererat Kerja Sama di Bidang Perdagangan dan Investasi

Sejak 18 Apri 2019, Op bawang putih telah dilakukan dibeberapa daerah. Seperti DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Lampung, Jambi dan Riau. OP bawang putih ini akan dijadwalkan dibeberapa daerah lainnya.

Pada OP tersebut telah digelontorkan sebanyak 226,2 ton bawang putih dan memberikan dampak yang positif, yaitu menurunkan harga komoditas ini. Begitu pula di DKI Jakarta yang kenaikan harganya kini sudah dibawah 5 persen dan sudah mulai meredam.

“Selanjutnya Kemenag masih terus berkoordinasi dengan dinas daerah lainnya untuk meneruskan OP bawang putih,” ujar mendag.

Mendag juga menegaskan, bawang putihakan segera membanjiri pasar. “Pasokan bawang putih yang melimpah dalam waktu dekat akan mampu menurunkan harga di Bulan puasa ini,” tandasnya.

Kebijakan Importir Tanam Bawang Putih 5 Persen

Salah satu upaya yang dilakukan kemendag untuk menurunkan harga bawang putih yaitu dengan membuka impor produk tersebut. Namun izin impor yang diberikan kepada pihak swasta diikuti dengan kewajibanmenanam 5 persen dari jumlah impor yang dilakukan.

“Kebijakan ini dikeluarkan sebagai bentuk keberpihakan kepada petani sekaligus dunia usaha. Kebijakan in akan mengghindari terjadinya rente ekonomi serta menujukkan konsistensi pada mekanisme pasar,” jelasnya.

Baca Juga : Indonesia-Australia Resmi Teken Perjanjian Perdagangan Bebas

Selain itu, kebijakan tanam ini juga merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan produksi bawang putih di dalam negeri. “Dengan kebijakan ini, kebutuhan akan bawang putih kedepannya diharapkan tgidak akan selalu bergantung pada impor. Tetapi dapat dipenuhi secara mandiri”. tandas mendag.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top