Pancasila Dalam Tindakan: Wujudkan Kemandirian di Tengah Covid-19 - strategi.id
Dialektika

Pancasila Dalam Tindakan: Wujudkan Kemandirian di Tengah Covid-19

Strategi.id - Pancasila Dalam Tindakan: Wujudkan Kemandirian di Tengah Covid-19

Strategi.id – Hari Lahir (Harlah) Pancasila 2020 diperingati dengan kesederhanaan, melalui video conference (vicon) aplikasi ruang rapat daring. Peringatan Harlah Pancasila di tengah pandemi Covid-19 (virus corona), menjadi moment untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam tindakan.

Tindakan nyata di tengah pandemi telah diwujudkan oleh masyarakat dan sejumlah komunitas, dengan gerakan soliderotas saling bantu binantu sesama anak bangsa. Ini merupakan perujudan nyata dari intisari nilai Pancasila, yakni gotong royong.

Semangat gotong royong inilah yang harus digalangkan, dari akar rumput sampai ke tingkatan yang lebih tinggi. Semangat gotong royong menjadi modal utama Bangsa Indonesia menghadapi badai Covid-19 yang belum kunjung berlalu.

Di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berlalu ini, sejumlah krisis tengah terjadi dan diprediksi akan terjadi. Krisis kesehatan tengah melanda dunia yang terdampak pandemi Covid-19. Krisis ekonomi serta pangan, tengah dan diprediksi akan terjadi.

Food and Agriculture Organization (FAO) menghimbau negara-negara di dunia untuk bersiap menghadapi krisis pangan. Pascahimbauan itu, sejumlah negara produsen jenis pangan tertentu telah memberlakukan pembatasan ekspor dan lebih berfokus memenuhi kebutuhan pangan dalam negerinya.

Indonesia juga harus berupaya memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri. Langkah pertama yang telah diinstruksikan Presiden Joko(wi) Widodo adalah mencetak sawah untuk memenuhi kebutuhan pangan pokok. Tindak lanjut teknis dari mencetak sawah baru, akan dilakukan oleh BUMN.

Upaya menciptakan kemandirian pangan, merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan kemandirian Bangsa. Bukan hanya dalam bidang pangan, kemandirian Bangsa juga harus diwujudkan dalam bidang kesehatan, industri pertahanan, pendidikan dan lainnya. Kemandirian dalam industri kesehatan menjadi hal yang urgen untuk diwujudkan.

Di tengah pandemi Covid-19 seluruh negara berlomba untuk menemukan vaksin dan obat-obatan untuk mencegah dan menghilangkan Covid-19, tidak terkecuali Indonesia. Anak Bangsa terus mencoba menemukan vaksin dan berinovasi untuk menciptakan sendiri alat kesehatan utama dan pendukung dalam menghadapi Covid-19.

Pengembangan inovasi di sektor lain juga dibutuhkan dalam upaya mewujudkan kemandirian Bangsa Indonesia. Namun untuk melakukan seluruh upaya pengembangan inovasi itu, diperlukan dukungan dari pengambil kebijakan dalam hal ini pemerintah dan legislatif. Dalam penggunaannya diperlukan peran dari yudikatif dan masyarakat dalam mengawasi pemanfaatan anggaran pengembangan inovasi.

Dukungan pengembangan inovasi melalui penambahan dana riset, dengan pengawasan yang ketat dalam penggunaannya akan membuka peluang Indonesia mampu menciptakan kemandirian dalam sektor industry kesehatan. Kepercayaan dari masyarakat untuk menggunakan produk-produk kesehatan lokal, juga menjadi komponen utama dalam upaya menciptakan kemandirian di industri kesehatan Tanah Air.

Kemandirian Bangsa hanya bisa dilakukan melalui tindakan nyata dari semangat gotong royong. Itu bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja, melainkan setiap elemen bangsa dalam mendukung terwujudnya kemandirian Bangsa Indonesia. Dukungan dana, daya serta kerelaan tiap elemen Bangsa sangat diperlukan, sehingga kemandirian Bangsa bukan impian semata.

Ada hikmah yang bisa dipetik dari kondisi dan situasi terburuk sekalipun. Pandemi Covid-19 bisa kita jadikan momentum untuk mewujudkan kemandirian Bangsa. Negara hadir dalam medukung riset dan pengembangan inovasi anak Bangsa. Rakyat mendukung dengan menggunakan produk-produk buatan dalam negeri.

Kebanggaan dari hati Rakyat Indonesia harus ditumbuhkan untuk melawan mental terjajah, yang melahirkan rasa menganggap semua buatan asing lebih bagus dari pada buatan dalam negeri. Namun jangan sampai tindakan itu melairkan mental cowvinisme berlebihan, yang merupakan pertentangan dengan semangat Pancasila.

Kemandirian dengan dukungan riset dari pemerintah, wujud nyata menciptakan SDM unggul serta Indonesia maju. Peringatan Harlah Pancasila 2020 di tengah pandemi Covid-19, bisa kita jadikan momentum wujud nyata dalam tindakan bersama bergotong royong mewujudkan kemandirian Bangsa.

Pemerintah, masyarkat dan elemen Bangsa lainnya perlu bergotong royong serta menggalang gerakan solideritas kebangsaan menghadapi Covid-19. Pandemi Covid-19 pasti berlalu, dan Pancasila dalam tindakan melalui gotong royong harus tetap digalangkan. Gotong royong kunci utama Indonesia maju dan mandiri.

Selamat Memperingati Harlah Pancasila 1 Juni 2020! Pancasila dalam tindakan nyata, bergotong royong hadapi Covid-19. Bergotong royong mewujudkan kemandirian bangsa dan tatanan global yang setara serta di antara negara-negara merdeka! Indonesia Maju!

Penulis: Amos El Tauruy ( ASN Muda).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top