Nusantara

Panglima TNI Melakukan Kunjungan Kerja Ke Timika

strategi.id – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. didampingi Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, S.E., M.A., M.Sc., M.Phil., Ph.D, melaksanakan kunjungan kerja ke Timika Papua dalam rangka melihat langsung perkembangan situasi pasca penembakan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

Dengan menggunakan Pesawat Boeing 737-400 TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto beserta rombongan tiba di Bandara Internasional Mozes Kilangin, Timika Papua, Rabu (5/12/2018).

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI Mayjen TNI Madsuni, S.E., Wakapolda Papua Brigjen Pol Yacobus, Staf Ahli Pangdam XVII/Cen Kolonel Inf S. Mahury, Wakil Bupati Timika Yohanes Basan, Dirbinmas Polda Papua Kombes Pol Eko, Danlanud Timika Letkol Pnb Meito, Danlanal Timika Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi.

Turut serta dalam kunjungan tersebut, diantaranya Asops Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, S.E., M.M., Aster Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit, S.Sos. dan Kapuspen TNI Mayjen TNI Santos G. Matondang, M.Tr. (Han).

baca juga: Proyek Infrastruktur Papua Di Serang, 31 Orang Tewas

Sebelumnya terjadi penyerangan terhadap Proyek infrastruktur jalan di Segmen 5 membentang sepanjang 278 kilometer. Ada 35 jembatan yang rencananya akan dibangun pada jalur tersebut. Keseluruhan proyek dikerjakan oleh dua kontraktor, PT Istaka Karya dengan 14 jembatan dan PT Brantas Abipraya sebanyak 21 jembatan.

Adapun insiden penembakan terjadi di dua proyek jembatan yang sedang dikerjakan oleh PT Istaka Karya, tepatnya pada titik 102+525 kilometer (km) Kali Yigi dan 103+975 km Kali Aurak, Kabupaten Nduga.

Saat ini, Istaka Karya tengah menggarap 11 dari 14 jembatan yang dijatahkan, sementara Brantas baru mengerjakan lima dari target 21 jembatan. Basuki belum bisa memastikan berapa jumlah pekerja yang menjadi korban penembakan, pun terkait kelompok bersenjata pelaku penembakan.

Saat ini jenazah telah dievakuasi ke Distrik Mbua. Dari sana, akan diterbangkan ke Wamena. Namun demikian, mengenai kapan tepatnya jenazah diterbangkan, Sianipar tidak memastikan.

“Tergantung kondisi cuaca. Namun Pangdam XVII Cenderawasih dan Kapolda Papua dijadwalkan ke Mbua,” kata dia.

Selain mengevakuasi jenazah karyawan PT Istaka, korban pembunuhan di Papua tim gabungan juga mengevakuasi delapan warga sipil termasuk satu karyawan Istaka yang selamat, yakni Jhoni Arung.

Kondisi Arung dilaporkan sehat, namun nampak masih trauma atas insiden yang dialaminya.

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pada Minggu 2 Desember 2018 menyerang dan membunuh karyawan PT Istaka Karya yang sedang melakukan pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Berikan Komentar

Berikan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

twenty − two =

Atas