PDI Perjuangan Luncurkan Festival Pahlawan Desa - strategi.id
Budaya

PDI Perjuangan Luncurkan Festival Pahlawan Desa

Strategi.id - PDI Perjuangan Luncurkan Festival Pahlawan Desa

Strategi.id – DPP PDI Perjuangan mendukung inisiatif Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) melalui Festival Pahlawan Desa. Kegiatan ini membuktikan betapa pentingnya politik yang membangun kebudayaan bagi PDI Perjuangan. Kegiatan Festival Pahlawan Desa tak hanya bicara tokoh penggerak desa dan kelurahan. Tapi lebih jauh lagi untuk menunjukkan potensi sejati desa-desa di Indonesia. Dari keindahan, makanan, tradisi, hingga local wisdom yang tumbuh di desa tersebut.

“Kegiatan Piala Megawati Kawal Pancasila dari Desa ini berakar dari politik kebudayaan kita, politik kebudayaan nasional yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum,” kata Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, dalam peluncuran Festival Pahlawan Desa secara virtual di Jakarta, Sabtu (10/07/21).

Hasto menyampaikan pesan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang meminta agar saat kita bicara desa, maka desa harus jadi pusat pergerakan kepartaian kita, desa harus jadi pusat penghormatan dan pembumian Pancasila. Hasto menuturkan jika Megawati selalu mengingatkan bahwa desa adalah ujung tombak pemerintahan, tempat hidup adat istiadat yang merupakan sumber kebudayaan dan kepribadian bangsa.

“Karena itu, melalui kegiatan ini Ketua Umum berharap kegiatan ini jadi momentum untuk mengingatkan kader agar bergerak dari desa, sebagai basis teritorial dalam menghadirkan seluruh cita-cita dan gagasan Bung Karno,” ujar Hasto.

Hasto menjelaskan bahwa menurut Ibu Mega, dari bergerak di desa, bisa dimulai misalnya sanitasi. Soal kebersihan desa, ketersediaan air bersih, kecukupan gizi di desa, dan nilai gotong royong jadi nilai penggerak di desa, saling membantu satu sama lain sehingga semua jadi lebih ringan karena gotong royong itu. “Karenanya, dalam menyelenggarakan lomba ini, pesan Bu Mega adalah bagaimana melihat keseluruhan aspek desa, dan lebih penting bagaimana kader-kader partai hadir di tengah desa itu,” tambahnya.

Hasto menambahkan, Ketua Umum dan dia baru saja mengeluarkan surat edaran kepada kader partai di seluruh Indonesia.Surat edaran berisi, mengingatkan kader partai bahwa jebakan utama kader adalah peraasan mapan. Bahwa seakan menjadi pemenang pemilu sudah cukup, sehingga tak mau bekerja keras. Cenderung terjebak dalam kehidupan hedonis, dan masuk dalam alam pikir kapitalisme yang sebenarnya harus dilawan dengan gotong royong.

“Maka kader harus mendorong fighting spirit, cari tantangan baru demi menjalankan ajaran Bung Karno. Ini harus dilaksanakan dengan kesadaran yang tertinggi. Sehingga kader bergerak, berinisiatif dengan kesadarannya, tanpa harus diperintah lebih dulu,” tegas Hasto.

Hasto mengatakan, bahwa pesan dari Megawati itu memiliki makna jelas bahwa kader partai harus menjadi ujung tombak gerakan di desa. “Karena itulah, dengan melihat desa, maka kita tahu bahwa desa sebagai pusat peradaban harus kita kembangkan, bahwa sejatinya letak karakter kader partai adalah turun ke bawah menggelorakan semangat turun dan bersama rakyat di desa,” tandas Hasto.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top