Pemerintah Mematangkan Rencana Holding BUMN Perumahan Dan Infrastruktur – strategi.id
Infrastruktur

Pemerintah Mematangkan Rencana Holding BUMN Perumahan Dan Infrastruktur

Selain itu, Holding Perumahan dan Pengembangan Kawasan tersebut akan memiliki peranan penting dalam membangun lebih banyak perumahan untuk mengatasi defisit rumah bagi masyarakat. Termasuk juga menyediakan jasa dan produk berkualitas tinggi melalui sinergi antar anggota Holding.

Strategi.id – Pemerintah mematangkan rencana pembentukan holding BUMN Infrastruktur dan holding BUMN Perumahan & Pengembangan Kawasan.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan anggota holding BUMN Karya adalah Hutama Karya (induk), Jasa Marga, Adhi Karya, Waskita Karya, Yodya Karya dan Indra Karya.

Sementara itu, anggota dari holding Perumahan dan Pengembangan Kawasan adalah Perumnas (induk), Wijaya Karya, Pembangunan Perumahan, Virama Karya, Amarta Karya, Indah Karya, dan Bina Karya.

Aloysius mengatakan holding infrastruktur ini akan membuat BUMN memenangkan pasar.

“Upaya-upaya sinergi BUMN kita push agar bersama-sama, tidak gontok-gontokan. Kalau neraca kita sangat besar, bisa pakai juga untuk investasi,” ujarnya.

Pembentukan holding tersebut berlatarbelakang untuk menciptakan BUMN yang besar, kuat dan lincah dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur strategis nasional. Sekaligus dapat meningkatkan kompetensi, skala perusahaan, kapasitas pendanaan dan mendorong inovasi untuk mewujudkan perannya sebagai integrator pembangunan infrastruktur secara end to end.

Sementara itu terkait dengan holding perumahan, Aloysius mengatakan akan meningkatkan efisiensi khususnya terkait pengadaan rumah bagi masyarakat.

“Bagi holding perumahan, kalau kita bersatu bisa lakukan upaya efisiensi. Bantu pemerintah misalnya MBR (masyarakat berpenghasilan rendah). Demikian juga perumahan-perumahan, di Palu dan Lombok misalnya. BUMN sangat cepat sediakan rumah sementara dengan harga terjangkau,” kata dia.

Selain itu, Holding Perumahan dan Pengembangan Kawasan tersebut akan memiliki peranan penting dalam membangun lebih banyak perumahan untuk mengatasi defisit rumah bagi masyarakat. Termasuk juga menyediakan jasa dan produk berkualitas tinggi melalui sinergi antar anggota Holding.

Adapun proses pembentukan dua holding ini akan dijalankan pada 2018-2020, sementara itu pada 2020-2022 holding akan menjalankan sejumlah rencana bisnis.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top