Pemimpin Demonstrasi Rompi Kuning Perancis Di Tahan Polisi – strategi.id
Internasional

Pemimpin Demonstrasi Rompi Kuning Perancis Di Tahan Polisi

 strategi.id – Kepolisian Prancis telah menahan pempimpin demonstran antipemerintah ‘Rompi Kuning’ Eric Drouet. Penahanan dilakukan karena Drouet menggelar aksi demonstrasi tanpa izin di Paris

Drouet ditahan pihak kepolisian pada Rabu (02/01/19) malam ketika ia sedang menuju Champs Elysees di Paris. Sebelumnya, Drouet juga telah menjalani proses pengadilan pada 5 Juni lalu karena membawa senjata.

baca juga: Rusuh Di Paris Tak Hanya Karena Kenaikan Harga Diesel

“Membawa senjata terlarang kategori D,” ungkap sumber yudisial seperti dilansir Voice of America.

Di hari yang sama, sejumlah demonstran telah berkumpul di luar restoran cepat saji McDonalds yang terletak di dekat monumen perang Arc de Triomphae. Mereka menungggu kedatangan Drouet pada Rabu malam.

Demonstrasi ‘Rompi Kuning’ ini mulai digelar pada November di area pedesaan Prancis. Demonstrasi digelar sebagai aksi protes terhadap kebijakan pajak bahan bakar.

Akan tetapi demonstrasi ini berkembang menjadi aksi protes yang lebih luas terhadap kebijakan-kebijakan Presiden Emmanuel Macorn. Mereka menilai kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Presiden Macron lebih memihak kepada para pebisnis yang kaya raya.

Para demonstran telah beberapa kali bentrok dengan pihak kepolisian di Paris maupun pihak kepolisian di beberapa kota besar lain di Prancis. Aksi protes ini membuat pemerintahan Macron masuk ke dalam krisis.

Baca Juga: Rangkaian Demontrasi Di Prancis Memuntut Penundaan Kenaikan BBM Diesel

Setelah beberapa minggu, Macron akhirnya menghapus kenaikan pajak bahan bakar sebagai respons terhadap protes. Ia pun menjanjikan tambahan pemasukan bagi pekerja dengan upah minimum serta menjanjikan pemotongan pajak bagi para pensiunan.

Sejak itu, jumlah demonstran yang mengambil peran dalam aksi protes Rompi Kuning berangsur berkurang. Akan tetapi para demonstran yang tersisa tetap melanjutkan aksi protes mereka.

Pemimpin sayap kiri Jean Luc Melenchon yang dikenal keral melontarkan kritik terhadap Maron turut angkat bicara terkait penahanan Drouet. Melenchon menilai penahanan Drouet merupakan bentuk penyalahgunaan kekuasaan Macron.

“Polisi yang dipolitisasi menarget dan melecehkan pemimpin-pemimpin gerakan Rompi Kuning,” tulis Melenchon melalui akun Twitter.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top