Penyediaan Koleksi Buku Perpustakan Sekolah Sebaiknya oleh Dispusip - strategi.id
Nusantara

Penyediaan Koleksi Buku Perpustakan Sekolah Sebaiknya oleh Dispusip

Strategi.id - Penyediaan Koleksi Buku Perpustakan Sekolah Sebaiknya oleh Dispusif
Strategi.id - Penyediaan Koleksi Buku Perpustakan Sekolah Sebaiknya oleh Dispusip

Strategi.id – Dalam rangka meningkatkan budaya dan daya baca peserta didik di DKI Jakarta, Pergub No.76 Tahun 2018 tentang Pembudayaan Kegemaran Membaca, mendorong satuan pendidikan sekolah umum dan madrasah di wilayah DKI Jakarta untuk melaksanakan lomba literasi. Monitoring dan evaluasi atas pelaksanaan lomba literasi itu dilakuan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta.

Sementara pembinaan atas pelaksanaan lomba literasi di sekolah adalah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) DKI Jakarta dengan berkoordinasi dengan Disdik. Kriteria dan indikator lomba literasi di sekolah dan madrasah itu disusun bersama oleh Dispusif dan Disdik. Dan hasil pelaksanaan lomba literasi di satuan pendidikan sekolah dan madrasah tersebut dilaporkan kepada Gubernur.

“Dari gambaran tersebut kita bisa melihat bahwa Dispusip DKI Jakarta dan Disdik DKI Jakarta diformulasikan sebagai tombak kembar yang harus saling berkoordinasi untuk merangsang dan mendongkrak minat dan budaya berliterasi para siswa sekolah dan madrasah di DKI Jakarta bagi peningkatan SDM,” ujar Direktur Eksekutif Jaringan Anak Nusantara (JARANAN) Nanang Djamaludin, Pada acara Pembinaan Perpustakaan Sekolah dan Perpustakaan Berbasis Masyarakat, di Aula Lt. 4 Gedung B Dispusip DKI Jakarta, Rabu (03/10/18).

Lebih jauh ia mengatakan bahwa satuan pendidikan sekolah umum dan madarasah harus mendorong terciptanya kurikuler perpustakaan yang sesuai kondisi sekolah bersangkutan dengan berkonsultasi pada Dispusip.

Juga melaksanakan wajib kunjung perpustakaan. Dan Dispusip dan Disdik mendorong terciptanya muatan perpustakaan menjadi salah satu elemen pendukung pada materi pendidikan dalam proses belajar mengajar.

“Terkait buku-buku teks pelajaran dan koleksi lainnya di perpustakaan sekolah, yang jadi salah satu komponen penilaian akreditasi, dan selama ini pengadaannya dilakukan Disdik namun kurang berjalan optimal, maka menurut kajian JARANAN akan lebih baik jika penyediaan koleksi buku di perpustakaan sekolah dilakukan Dispusip saja,” cetus Nanang.

Tambahnya, “agar Disdik lebih fokus pada hal-hal yang menyangkut penyelenggaraan proses belajar-mengajar yang lebih baik di sekolah-sekolah di bawah pembinaannya. Dan urusan penyediaan buku di perpustakaan sekolah, biarlah diserahkan kepada Dispusip saja”.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top