Perlunya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Perpolitikan Tanah Air - strategi.id
Nusantara

Perlunya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Perpolitikan Tanah Air

Strategi.id - Perlunya Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dalam Perpolitikan Tanah Air

Strategi.id – Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Antonius Benny Susetyo menghimbau agar kemanusiaan yang adil dan beradab dijadikan norma bersama pada era digitalisasi.

“saat ini dalam era digitalisasi perlu mengarusutamakan nilai kemanusiaan yang adil dan beradab”, himbau pria yang akrab disapa Romo Benny melalui pesan tertulis kepada wartawan di Jakarta (19/01/20).

Benny juga menegaskan bahwa kemanusiaan yang adil dan beradab perlu dihadirkan ke dalam perpolitikan di Indonesia. Lebih lanjut Benny mengatakan, “politik harus menjalankan kemanusiaan, mengangkat harkat dan martabat manusia”.

Baca Juga :MENAPAK 2020

Menurut Benny, politik bersumber dari kemanusiaan akan menjadi inspirasi bagi politik yang berkeadaban. Kemanusiaan yang adil dan beradab merupakan bagian dari Pancasila, dan Pancasila menjadi altertanatif bagi tatanan dunia baru yang lebih humanis.

Di era digitalisasi ini menurut Benny, “Pancasila harus dijadikan pijakan dalam menghadapi dunia masa kini, dunia di mana kemanusiaan direduksi oleh teknologi. Benny mengungkapkan penggunaan teknologi yang tidak bijak bisa merusak nilai kemanusiaan yang universal.

Baca Juga : Belasan Jama’ah Masjid Al-Ikhlas Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan

Sebagai salah satu contoh dalam perpolitikan tanah air, penggunaan teknologi dalam menyebarkan umpatan kebencian berdampak pada rusaknya nilai kemanusiaan. Sesama anak bangsa saling membenci dan berusaha untuk menciderai satu sama lainnya.

Untuk menghindari diciderainya nilai kemanusiaan, Benny menuliskan “Poltik beradab inilah yang perlu dipegang oleh para politisi di Indonesia”. Sehingga dalam upaya untuk merebut kekuasaan melalui perhelatan politik, keadaban yang mengutamakan moral dengan argumentasi rasional lebih diutamakan oleh para politisi.

baca juga :Politisi PDIP Gani Suwondo: Kalau Gentleman, Sebaiknya Anies Mundur

Paada 2020 akan ada sejumlah daerah yang menggelar pemilihan kepala daerah (pilkada), Benny berharap “para politisi yang terjun dalam perhelatan ini (red: pilkada), bisa berpegang kepada politik yang beradab”.

Baca juga :Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto Hadiri Natal TMP Bersama Korban Banjir di Teluk Gong

Benny menegaskan, politik SARA dan politik identitas harus dikubur dan digantikan dengan politik gagasan dan program yang bertujuan mewujudkan masyarakat sejahterah.

“pilkada momentum mengaktualisasikan Pancasila dalam kebijakan public”, tutup Benny.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top