Perolehan Medali Indonesia di Asian Games 1951-2018 – strategi.id
Nusantara

Perolehan Medali Indonesia di Asian Games 1951-2018

Perolehan Medali Indonesia di Asian Games 1951-2018

Strategi.id – Indonesia ikut Asian Games sejak perhelatan itu dilaksanakan pertama kali di New Delhi, India pada 1951. Hanya ada 11 negara yang ikut serta waktu itu. Perolehan medali Indonesia hanya meraih 5 perunggu dan berakhir di posisi ke-6.

Pada dua Asian Games berikutnya, yang diselenggarakan di Manila pada 1954 dan Tokyo pada 1958. Indonesia tidak mampu membuahkan emas, hanya memenangkan 3 perunggu di Manila. Sedang di Tokyo, Indonesia mendapatkan 6 perunggu.

Emas Pertama dalam Sejarah perolehan medali Indonesia diterima saat menjadi tuan rumah Asian Games ke-4 pada 1962.

Medali emas baru mampu diraih Indonesia saat menjadi tuan rumah Asian Games ke-4 pada 1962. Saat itu, perolehan medali Indonesia adalah 11 medali emas, 12 perak, dan 28 perunggu. Pada perhelatan yang dibuka langsung oleh Presiden Sukarno, Indonesia menduduki peringkat ke-2.

Namun, pada Asian Games berikutnya di Bangkok pada 1966, prestasi Indonesia di peringkat ke-8 dari 18 negara. Dengan 7 Emas, 4 perak dan 1o perunggu.

Pada Asian Games 1970 yang diselenggarakan di Bangkok-Thailand, Indonesia memperoleh 2 emas, 5 perak dan 17 perunggu. Dan pada 1974 di Teheran-Iran, Indonesia memperoleh 3 emas, 4 perak, dan 4 perunggu.

Pada 1978, Asian games kembali dilakukan di di Bangkok, Thailand, karena Pakistan sebagai tuan rumah mengalami konflik. Kemudian, Singapura sebagai penyelanggara kedua pun membatalkan untuk menjadi tuan rumah, karena alasan keuangan. Disini, perolehan medali Indonesia mendapatkan 8 emas, 7 perak dan 18 perunggu.

Asian Games yang ke-9 dan diselenggarakan di New Delhi, India, pada 1982. Indonesia medapatkan 4 emas, 4 perak, dan 7 perunggu.

Yang kemudian dilanjutkan di Seoul, Korea Selatan pada 1986, dengan perolehan 1 emas, 5 perak, dan 4 perunggu, dan merupakan prestasi terendah Indonesia.

Indonesia mendapatan 3 emas, 6 perak, dan 21 perunggu, pada perhelatan di Asian Games ke-11, yang diselenggarakan di Beijing, China pada 1990.

Posisi terburuk yang pernah dicapai dalam perolehan medali Indonesia adalah saat berlaga pada Asian Games 1986 di Seoul, Korea Selatan.

Di Jepang, 1994, pada Asian Games ke-12, Indonesia meraih 3 emas, 12 perak, dan 11 perunggu. Dan perolehan medali Indonesia meningkat menjadi 6 emas, 10 perak, dan 11 perunggu pada Asian Games di Bangkok Thailand, pada 1998.

Kemudian Indonesia mendapatkan 4 emas, 7 perak, dan 12 perunggu di Asian Games yang ke-14 dan diselenggarakan di Busan, Korea Selatan pada 2002.

Posisi terburuk yang pernah dicapai dalam perolehan medali Indonesia, setelah Seoul, adalah saat berlaga pada Asian Games 2006 di Doha, Qatar. Waktu itu, ada 45 negara yang berlaga dan Indonesia menyabet peringkat ke-22 dengan 2 emas, 3 perak, serta 5 perunggu.

Pada Asian Games 2014 yang diselenggarakan di Incheon, Korea Selatan, Indonesia hanya mampu memboyong 4 medali emas, 5 perak, dan 11 perunggu. Kala itu kontingen Indonesia hanya mampu menempati urutan ke-17 dari 45 negara.

Dan pada 2018 ini, (29/08) perolehan medali Indonesia telah berhasil mencapai peraihan tertinggi dalam sejarah keikutsertaan Indonesia di Asian Games, dengan 26 emas, 20 perak dan 32 perunggu.

Sudah sepantasnya rasa bangga ini, menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi Atlet kita di kancah event olahraga nasional dan internasional. Bravo atet Indonesia!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top