PKS : Pergantian Pengurus Adalah Respons Stagnasi di Lapangan – strategi.id
Nusantara

PKS : Pergantian Pengurus Adalah Respons Stagnasi di Lapangan

Strategi.id-PKS : Pergantian Pengurus Adalah Respons Stagnasi di Lapangan
Strategi.id-PKS : Pergantian Pengurus Adalah Respons Stagnasi di Lapangan

Strategi.id – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memberikan komentar terkait pengunduran diri massal para pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Bali. Fahri juga mempertanyakan apa yang menyebabkan terjadinya pengunduran massal tersebut.

Ketua Demisioner DPW PKS Bali Mudjiono mengatakan bahwa pengunduran diri seluruh pengurus dan kader PKS ini dikarenakan para kader dan pengurus kecewa dengan keputusan Dewan Pimpinan Pusat yang tidak demokratis.

Baca Juga :Catatan kecil Fahri Hamzah untuk ulang tahun Jokowi ke-57 tahun

“Kami bersama jajaran DPW, Dewan Pengurus Tingkat Daerah (DPTD), kader inti, dan anggota PKS se-Bali menyatakan mundur dari jabatan struktural pengurus PKS dan meletakkan status sebagai kader dan anggota PKS yang kami tujukan kepada Ketua Majelis Syuro (KMS) selaku pimpinan tertinggi PKS dengan tembusan kepada presiden PKS,” ucap Mudjiono.

Mudjiono mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali yang sudah mendukung para pengurus dan kader PKS selama ini. Mudjiono mengklaim ada sekitar 4600 kader dan pengurus Bali yang loyal dan siap mengundurkan diri.

Baca Juga :Kritik Fahri Hamzah pada Pilkada Serentak 27 Juni

Di lain tempat, Ketua Wilda NusaBali DPP PKS Sugeng Susilo mengatakan penggantian amanah kepengurusan di PKS wilayah Bali adalah merespons dinamika di lapangan yang mengalami stagnasi, terutama berkaitan dengan pencalegan dan persiapan pemenangan pemilu 2019.

“Kami sudah melewati proses AD/ART internal. Sudah melewati tahap evaluasi kerja dan hal-hal yang diperlukan. Penggantian amanah bila dikaitkan dengan kinerja memang betul. Terkonfirmasi bahwa ada program dan target terutama terkait dengan pemilu 2019 di lapangan yang stagnan,” kata Sugeng di DPP PKS, Jakarta, Jumat (28/9/18).

PKS, kata dia, ingin menggerakkan mesin partai menjelang pemenangan pemilihan umum supaya tetap bergerak. Sugeng menilai beberapa bulan terakhir ini memang stagnan. Itulah salah satu alasan kuat mengganti atau mereshuffle beberapa pengurus DPW,” tegas dia.

Baca Juga :Kader PKS Badan Kehormatan DPRD dan Caleg Gerindra Diisukan Selingkuh

Penggantian kepengurusan itu, menurut Sugeng, adalah hal yang wajar dan diperlukan untuk mendinamisasi organisasi.

“Yang sedang demo itu bukan musuh. Kami tetap menganggap saudara sesama muslim. Kami sangat welcome dengan mereka, memberikan ruang dan waktu untuk berpikir kepada sesama saudara untuk kembali ke dalam barisan dan kembali bekerja,” tutur Sugeng.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top