Pola Nepotisme Zulkifli Hasan Ditubuh PAN Perlu Diingatkan Juga - strategi.id
Dialektika

Pola Nepotisme Zulkifli Hasan Ditubuh PAN Perlu Diingatkan Juga

Strategi.id - Pola Nepotisme Zulkifli Hasan Ditubuh PAN Perlu Diingatkan Juga
Strategi.id - Pola Nepotisme Zulkifli Hasan Ditubuh PAN Perlu Diingatkan Juga

Strategi.id -Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengumumkan susunan pengurus barunya periode tahun 2020-2025. Dua anak Amien Rais, yakni Hanafi Rais dan Mumtas Rais masuk di dalamnya.

Pengumuman itu dilakukan di Kantor PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (25/3/20). Zulkifli mengatakan kepengurusan baru ini telah terdaftar di Kemenkumham pada 2 Maret 2020 lalu.

Dalam kepengurusan yang baru duduk di bangku Dewan Kehormatan yakni Sutrisno Bachir sebagai ketua dan Sunartoyo sebagai wakilnya. Kemudian di Dewan Pakar ada Dradjad Wibowo dan Ketua Majelis Penasihat Partai Hatta Rajasa.

Baca Juga : CORONA; Antara Fakta dan Rekayasa

“Seharusnya PAN melaksanakan agenda penting yaitu melaksanakan pelantikan pengurus yang sudah 1 bulan lebih kongres dan memang sudah didaftar di Kumham pada tanggal 2, sudah terdaftar. Sudah sah pengurus. Seharusnya, pada hari ini ada agenda penting, pelantikan kepengurusan sekaligus rakernas yang pertama di era kepengurusan yang baru,” kata Zulkifli dalam jumpa pers yang disiarkan langsung oleh PAN.

Analis Sosial Politik UNJ, Ubedilah Badrun beranggapan bahwa Partai Amanat Nasional (PAN) yang Kongres nya seperti ormas yang baru berdiri dan memicu konflik internal kini kepengurusan organisasinya telah terbentuk untuk periode 2020-2025 seperti yang dikonfirmasi lewat pesat singkat whatapp Kamis (26/03/20).

Baca juga : Teknologi Pencitraan Termal Inframerah FOTRIC Membantu Pemetaan Covid-19

Namun sayangnya, Zulkifli Hasan gagal menarik Amien Rais atau sengaja menyingkirkan Amien Rais dari struktur kepengurusan PAN ujar Ubed yang juga menjabat Direktur Eksekutif Center for Social Political Economic and Law Studies CESPELS

Selain itu, ternyata di internal partai ini masih terus dilanda problem. Dari 59 orang pengurus ( selain Dewan Kehormatan, Dewan Pakar, MPP dan Mahkamah Partai) terdapat 10 % yang dinilai para aktivisnya menjadi pengurus DPP PAN karena nepotisme anak Zulkifli Hasan. Ini tentu sangat disayangkan, mengingat PAN lahir justru karena salahsatunya menolak Nepotisme. Zulkifli Hasan perlu diingatkan soal ini.

Baca Juga : Cara Mengurus Jenasah Korban Covid- 19 Beragama Katolik

Dalam perspektif demokrasi, pola-pola nepotisme menjadi salah satu faktor yang membuat Partai politik tidak tumbuh sehat. Oleh karena itu, seharusnya partai seperti PAN konsisten menolak nepotisme tegas Ubedilah Badrun.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top