Polemik PT BPS di Lokasi Pertambangan Emas Kabupaten Buru – strategi.id
Nusantara

Polemik PT BPS di Lokasi Pertambangan Emas Kabupaten Buru

Polemik PT BPS di Lokasi Pertambangan Emas di Kabupaten Buru
Strategi.id - Polemik PT BPS di Lokasi Pertambangan Emas di Kabupaten Buru

Strategi.id – Keberadaan perusahaan tambang emas PT Buana Pratama Sejahtera (PT BPS) yang berada di Kabupaten Buru, menuai manfaat dan kontroversiBeberapa Masyarakat adat dan masyarakat setempat melihat adanya PT BPS ini dianggap sebagai ancaman bagi penghuni Kabupaten Buru kedepannya.

“Masyarakat adat bahkan sudah sering meminta perusahaan itu ditutup. perusahaan tambang yang sudah berada di tambang gunung botak sejak tahun 2015 lalu itu tidak pernah memberi kontribusi kepada masyarakat adat setempat Bahkan perusahaan tersebut diduga menyalahi sejumlah aturan, termasuk perizinan,”Akbar Buamona, pengurus Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Buru Jabodetabek (IKPMB-JABODETABEK), (Senin/13/08/18).

Dalam Siaran Pers (IKPMB-JABODETABEK) melihat permasalahan perusahaan BPS diduga menambang emas sementara izin yang dikeluarkan hanya untuk menormalisasi dan mengangkat sendimen dari tambang emas gunung botak.

“Perusahaan PT BPS (Buana Pratama Sejahtera) diduga melakukan konspirasi antara Pemprov Maluku dan terutama masyarakat adat setempat dengan mengatasnamakan PERSEKUTUAN MASYARAKAT ADAT PETUANAN KAELY PETAK TELO, Namun keberpihakan masyarakat adat malah akan menimbulkan masalah, mulai dari dampak kerusakan lingkungan seperti pencemaran lingkungan sampai dampak sosial kemasyarakatan. Munculnya perusahaan dan keberpihakan masyarakat adat, sehingga menyebabkan disparitas pro dan kontra tambang emas gunung botak”. Ujarnya

Akbar Buamona, menganggap keberpihakan masyarakat adat dengan PT BPS akan menghilangkan pengetahuan dan jati diri masyarakat adat. Masyarakat adat dan masyarakat sekitarnya hanya akan menjadi korban.

“Dengan melihat polemik yang ada di kabupaten buru terutama di wilayah tambang gunung botak saat ini, oleh sebab itu,maka kami Ikatan Pemuda dan Mahasiswa Buru yang berada di wilayah Jabodetabek (IKPMB-JABODETABEK) meminta aparat penegak hukum Polres Buru, Pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian ESDM, Agar sesegera mungkin kementrian ESDM menutup areal lokasi tambang emas di gunung botak, Mencabut izin normalisasi, dan pengankatan sedimen milik PT BPS dan sesegera mungkin memerintahkan jajaran kepolisian untuk menertibkan dan menutup aktifitas milik PT BPS, untuk mengusut tuntas berbagai bentuk kasus-kasus yang terjadi di tambang emas gunung botak tersebut.

Apabila tuntutan kami selaku Mahasiswa dan Pemuda Buru yang berada di wilayah Jabodetabek tidak di indahkan maka sudah barang tentu selaku mahasiswa dan pemuda yang mempunyai tanggung jawab sebagai Agent Of Control, akan melakukan Demostrasi Untuk menutut agar berbagai bentuk permasalah yang ada di tambang emas gunung botak untuk segara di tuntaskan”.Ujarnya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top