Polisi: Penculikan Anak Untuk Di Ambil Organ Tubuh Adalah Hoaks – strategi.id
Nusantara

Polisi: Penculikan Anak Untuk Di Ambil Organ Tubuh Adalah Hoaks

strategi.id – Warga Kota Depok digempur informasi lewat media sosial soal kasus penculikan yang bikin heboh. Sadisnya lagi organ tubuh anak yang diculiknya tersebut katanya diambil organ tubuhnya. Nyatanya semuanya itu hoaks.

Salah satu informasi hoax yang beredar luas dan viral group media sosial, menyebutkan

“alesan minta baju bekas buat gempa Lombok dan Palu…padahal culik..kejadian tadi siang di Jabon Jampang…ketahuan gara gara bocah teriak padahal udh dimasukin ke dalam karung didalam mobil. Tapi kedengaran warga langsung di tolong…..

Pelaku ada 8 org,,, udh di Polsek Bojong gede. Alesan menculik. Mao diambil organ tubuhnya doang. Karna harganya mahal.

Setelah diselidiki anggota Polsek Bojonggede terkait informasi tersebut ternyata hoaks.

Lalu pesan hoax lain yang beredar dikatakan,”Assalamualaikum bu guru mohon maaf hari ini tadi jam 9.30 pagi ada penculikan di SD Al Khairiyah , anak tersebut dibawa pakai mobil.”
“Hati hati yang mempunyai anak kecil,tadi malem nurunin penculik 1 truk di daerah Mampang Depok, siang tadi penculik nya di tangkep kena 2 orang di pitara Depok dan di sawangan di tangkep 6 orang . Waspada ….!!!.”

“Setelah kita selidiki informasi itu tidak ada laporan ke Polsek. tidak ada penangkapan terkait informasi tersebut pelaku penculikan bayi,”ujar Kapolsek Bojonggede Kompol Agus Koster Sinaga di ruang kerjanya, Kamis (25/10) siang.

Kompol Agus Koster mengungkapkan informasi hoaks sudah tersebar melalui media sosial membuat resah warga.

“Sekali lagi, anggota kita tidak pernah ada melakukan penangkapan pelaku penculikan apa yang tersiar di media sosial,”kata Kompol Agus Koster.

Kompol Koster menambahkan terkait ada informasi yang didapatkan melalui media sosial yang sudah viral dapat disikapi secara bijak kebenaran dari informasi yang diterima.

“Diharapkan tidak ada keresahan atau ketakutan bagi warga terkait informasi kasus penculikan yang sekarang sedang marak di media sosial. Pihaknya mengantisipasi orang tidak bertanggung jawab mengambil keuntungan dengan menyebar berita hoax ingin membuat kegaduhan dan resah di masyarakat,”tambah Kompol Agus Koster.

Dengan munculnya informasi tersebut, Kompol Koster mengimbau agar lebih pintar menyikapi masuknya segala informasi atau berita yang beredar di medsos terlebih dulu mencari sumber informasi dan jangan gampang atau mudah percaya begitu saja.
Menjaga situasi kamtibmas kondusif di wilayah Polsek Bojonggede terutama dari isu-isu kasus penculikan Kompol Koster meningkatkan patroli khusus patroli bermotor masuk ke dalam gang yang sulit ditembus mobil patroli.

“Kita bentuk patroli motor beranggotakan 10 personil dibawah pimpinan Katim Aiptu Dompas dengan 7 unit motor. Tugas patroli motor ini dalam rangka mencegah kejahatan dengan masuk patroli ke dalam gang dan isu hoax,”tambah Kompol Koster.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top