Prinsip-Prinsip Dasar PDKT Yang Wajib Kamu Ketahui – strategi.id
Budaya

Prinsip-Prinsip Dasar PDKT Yang Wajib Kamu Ketahui

strategi.id – Semua orang tahu bahwa PDKT itu random gampang-gampang susah, bahkan kadang dicurigai terkandung unsur hoki. Misal, apa yang selalu berhasil Anda lakukan ke banyak orang, bisa jadi gagal total ketika Anda lakukan ke sang calon kekasih idaman. Wajar Anda jadi selalu berpikir keras dan banting tulang menyesuaikan diri saat PDKT ke orang baru.

Akibatnya Anda bisa jadi tidak sadar akan empat hal terpenting saat PDKT yang wajib dipenuhi. Empat poin ini jauh lebih krusial daripada keunikan, keromantisan, ketulusan, dan segala tetek bengek kepribadian Anda. Simak baik-baik pembahasan ini, karena masa depan romansa Anda sangat bergantung padanya.

Penampilan

Konon istilah ‘jatuh cinta’ tercipta karena cinta masuk lewat mata lalu jatuh ke hati. Makanya di film kartun, orang yang terkena panah cinta digambarkan matanya berubah jadi bentuk hati cinta. Sayang sekali banyak pria dan wanita malah meremehkan bagian pertama itu (mata) dan membesar-besarkan bagian kedua (hati). Jika Anda belum terlihat enak di matanya, Anda tidak usah berharap bisa meluncur turun ke hatinya. Jadi penampilan terbaik seperti apa yang perlu Anda mainkan? Pria perlu terlihat maskulin dan wanita perlu terlihat feminin. Itu bisa dilakukan dengan bahasa tubuh.

Dialog

Pria dan wanita biasanya punya perbedaan area minat, tapi keduanya sama-sama meyukai orang yang bisa mengobrol nyambung. Istilah ‘nyambung’ bukan berarti seminat dan sependapat, tapi enak untuk diajak berdiskusi. Misalnya, saya sama sekali tidak tahu menahu tentang sepatu wanita tapi saya tetap bisa santai berdialog panjang lebar tentang hal itu.

Ngobrol nyambung adalah skill yang harus duji dan dilatih! Saling menyimak dan menggali. Saling bercanda dan menertawakan satu sama lain. Saling berempati dan berdiskusi. Saling melengkapi sekaligus mendebat ini-itu. Bila obrolan nyambung, maka anda tidak perlu mengejar-ngejar dia karena dia sendiri yang ingin dekat dan bertemu dengan Anda. Makanya Anda harus jadi piawai dalam hal ini. Kalau hal-hal tersebut tidak bisa terjadi dalam PDKT, bisa di jamin Anda tidak akan sampai ke pacaran apalagi menikah bahagia selamanya.

Sentuhan fisik

PDKT yang tidak melibatkan kontak fisik akan membuat Anda tersandung ke arah friendzone. Seorang pakar neuroscience, Ralph Adolphs, berkata, “Sentuhan dalam pergaulan membangkitkan listrik di area insular cortex di otak yang mengurus kesadaran emosi.”

Itu sebabnya dia bisa saja tertarik tapi tidak menyadari bahwa dirinya tertarik, karena Anda tidak membuatnya sadar dengan sentuhan. Kontak fisik menciptakan chemistry yang memicu kontak hati.

Hindari “penyakit” ngarep

Saat kamu menyukai wanita, tentu kamu berusaha menunjukkan kepantasan dirimu. Setiap pria melakukannya dengan cara berbeda-beda, dari memberi perhatian hingga berkorban mati-matian demi wanita yang dia suka. Tidak ada yang salah berjuang demi wanita yang disuka. Akan tetapi, pernahkah kamu merasa perjuanganmu sia-sia? Meski sudah tahu sia-sia, apakah kamu merasa tidak bisa berhenti? Jika ya, kamu sudah berubah jadi pria ngarep.

Bisa saja sekarang kamu menyangkal, “Tapi gue tulus berjuang demi dia!” atau “Nggak apa sia-sia, asal dia bahagia,”. Namun, tetap saja, kamu tidak bisa menyingkirkan rasa ngarep dan ingin memiliki yang terpendam. Mengapa rasa ngarep itu tidak bisa kamu singkirkan? itu karena sebenarnya dirimu masih tidak percaya diri dan insecure.

Untuk bisa mengangkat kepercayaan diri dan menghindar dari penyakit klasik “ngarep” hal yang harus kamu persiapkan adalah:

Hilangkan mindset “aku ingin menjalin hubungan denganya agar aku bahagia”, ganti mindset tersebut dengan “aku menjalin hubungan dengan dia karena aku ingin dia merasakan betapa bahagianya hidupku” tentu saja kalau kamu setiap hari hanya galau-galau,  impian memacari si doi hanya akan jadi angan-angan. Tidak ada wanita yang tertarik dengan pria yang insecure sobat!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top