Raih Sidhakarya, Kejari Bangka Selatan Targetkan WBK di 2019 – strategi.id
Nusantara

Raih Sidhakarya, Kejari Bangka Selatan Targetkan WBK di 2019

Strategi.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan menargetkan masuk penilaian Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan penayanan bersih pada 2019.

Dalam helatan Rakernas Kejaksaan RI 2018, Kejari Bangka Selatan mencuri perhatian setelah berhasil meraih Sidhakarya sebagai Kejaksaan Tipe B terbaik kempat pada 2018.

Kajari Bangka Selatan Safrianto Zuriat Putra menuturkan, saat ini jajaran jaksa dan pegawai Kejari Bangka Selatan sudah menandatangani pakta integritas sebagai komitmen bersama menuju WBK 2019.

Baca: Jaksa Agung Berharap Seluruh Unit Kerja Masuk WBK

“Alhamdulillah, Mas. Kami yang di daerah ini berhasil meraih Sidhakarya. Ini modal kami unyuk terus meingkatkan kinerja dan pelayanan prima kepada masyarakat,” kata Kajari Bangka Selatan Safrianto Zuriat Putra. Dia mengatakan itu saat berbincang usai menerima Sidhakarya dari Jaksa Agung HM Prasetyo sebelum penutupan Rakernas Kejaksaan RI 2018 di Grand Inna Bali Beach Hotel, Sanur, Jumat (30/11/2018).

Kejari Bangka Selatan di bawah pimpinan Safrianto dinilai sebagai salah satu yang terbaik dalam reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja, aspek pembinaan, intelijen, pidana umum, pidana khusus, perdata dan tata usaha negara, serta kebersihan dan keindahan kantor.

Kerja Ikhlas

Lebih jauh Safri mengatakan, keberhasilan institusi yang dipimpinnya tidak lepas dari niat bekerja secara cerdas dan ikhlas.

Kejari Bangka Selatan, kata Safri, menata administrasi perkantoran sesuai SOP. Kemudian melakukan inovasi berbasis IT dalam rangka meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. “Juga melakukan perubahan dan melaksanakan 8 zona integritas,” kata dia.

Safri berharap dirinya dapat menjaga dan melaksanakan amanah dan kepercayaan pimpinan dengan sebaik-baiknya.

Atas keberhasilan pada peraih Sidhakarya, Jaksa Agung HM Prasetyo akan memprioritaskan karier mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ya, Kajari (peraih Sidhakarya) akan kami prioritaskan ke jenjang yang lebih tinggi. Wajar mereka diprioritaskan karena telah berbuat yang terbaik bagi institusi,” kata Prasetyo.

Jaksa Agung menegaskan, apresiasi ini adalah wujud perhatian atas kinerja para Kajari dan Kajati memimpin jajarannya secara optimal.

Wakil Agung DR Arminsyah menambahkan, selain memprioritaskan karier, tunjangan kinerja (tukin) peraih sidhakarya akan dinaikkan satu grade (tingkat) lebih tinggi dari yang diterima saat ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top