“Rapat Akbar” Mengingatkan Masalah Kedaulatan Bangsa – strategi.id
Nusantara

“Rapat Akbar” Mengingatkan Masalah Kedaulatan Bangsa

Strategi.id - Persiapan Rapat Akbar " bersatu untuk Indonesia"
Strategi.id - Persiapan Rapat Akbar " bersatu untuk Indonesia"

Strategi.id – Acara Rapat Akbar “Bersatu Untuk Indonesia” yang tinggal 2 hari lagi adalah sebuah rapat yang melibatkan lebih dari 200 organ kepemudaan dan mahasiswa dari seluruh Indonesia ingin mengingatkan masalah Kedaulatan Negara serta menjaga Persatuan untuk mencegah perpecahan Nasional.

Kita sebagai sebuah negara harus Menolak tegas praktek praktek neoliberalisme /penjajahan gaya baru yg jelas jelas yg semakin menghilangkan kedaulatan negara.

Menjaga kedaulatan dengan pengurangan tegas atas utang utang luar negeri yg melilit sebagai pintu masuk penghilangan kedaulatan negara. Intinya, Indonesia harus terbebas dari ketergantungan utang yang melilit, karena kita punya pengalaman buruk dimasa lalu dimana utang pada akhirnya memporak-porandakan struktur ekonomi dan kedaulatan negara. Hal ini tidak boleh lagi terjadi.

Edysa Girsang sebagai Juru Bicara Rapat Akbar “Bersatu Untuk Indonesia” mengatakan bahwa pemerintahan yang berhaluan negara sesuai kehendak rakyat dimana guna mewujudkan cita cita besar Nasional sebagaimana diamanahkan dalam Pembukaan UUD 1945.

Acara Rapat Akbar yang rencananya akan dilaksanakan di Tugu Proklamasi pada tanggal 7-8 agustus 2018 ini
Minta agar seluruh penyelengara negara baik Eksekutif, legislatif dan yudikatif serius menjalankan amanat tujuan dan kepribadian bangsa Indonesia ungkap Eki mantan aktivis 98.

“BERSATU untuk Indonesia” itulah inti dari kegiatan Rapat Akbar ini.

Eki pangilan akrab dari Edysa Girsang mengatakan bahwa “berharap poin poin kekuatiran akan bahaya kedepan atas nasib bangsa Indonesia masuk dalam agenda Sidang Umum MPR nanti”

Dan kita berharap situasi dan kondisi bangsa ini dapat kita hentikan bersama sama, agar kedepan bangsa ini makin baik sebagaimana cita cita besar bersama. Kepada seluruh elemen bangsa kita harus bersatu Untuk Indonesia ujar Eki.

“Kami Masih Waras
Kami Cinta Indonesia
Keyakinan kami membangun Indonesia tanpa kedengkian, amarah dan caci maki.
Rakyat Adil Sejahtera tanpa Penjajahan Gaya Baru” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top