Reformasi Pelayanan Publik Ala Rahmat Effendi - strategi.id
Corong

Reformasi Pelayanan Publik Ala Rahmat Effendi

Strategi.id - Reformasi Pelayanan Publik Ala Rahmat Effendi

Strategi.id – Halo warga Bekasi yang baik hati, semoga tak ada yang kurang di hari ini. Selalu bahagia dan tetap bekerja dengan sepenuh hati, walau jemuran mungkin belum kering karena hujan masih membasahi. Ngomong-ngomong, pada tau belum Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) baru saja memberikan apresiasi kepada Kota Bekasi? Ya, pada 27 November 2018 kemarin, Kota Bekasi diganjar penghargaan Kategori A- (hampir sangat baik) atas penyelenggaraan pelayanan publik. Penghargaan itu langsung diterima oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Bicara soal pelayanan publik, Kota Bekasi melalui kepemimpinan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto memiliki komitmen yang tinggi untuk mempertahankan kebaikan dan melanjutkan pembenahan. Rahmat Effendi selama dua periode ini telah memimpin reformasi pelayanan publik yang tidak saja diakui oleh pemerintah dan pihak swasta, melainkan juga oleh masyarakat.

Lumrahnya dalam hal tata kelola pelayanan publik, penerima manfaat dalam hal ini masyarakat sering kali dihadapkan oleh beberapa masalah klasik. Setidaknya ada tiga jenis problema klasik yang dihadapi masyarakat. Yang pertama yakni diskriminasi layanan. Di banyak tempat, pelayanan publik masih bersinggungan dengan budayalike dan dislike baik berhubungan dengan kekerabatan, pertemanan, keluarga, etnis, status sosial dan hal-hal yang bersifat personal lainnya.

Baca juga : Pemerintahan Digital, Adalah Ujung Tombak Pelayanan Publik

Masalah kedua yakni tidak adanya kepastian layanan. Beberapa instansi pemerintah acap kali tidak mampu memberikan kepastian waktu, biaya, tahapan layanan, dan lain sebagainya yang berujung pada komplain warga dan masyarakat. Masalah yang ketiga yakni praktek pungutan liar (pungli). Praktek pungli ini lahir akibat alasan diskriminasi sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan publik dihadapkan pada dua pilihan, mau selesai cepat atau lambat. Tentu karena kebutuhan dan urgensi tertentu, sering kali masyarakat harus memilih opsi nyetor ke oknom tertentu.

Tentu sebagai warga Bekasi, kita semua patut bersyukur. Rahmat Effendi melalui instansi terkait mampu melakukan reformasi dengan menyajikan layanan yang praktis, mudah, gratis, partisipatif, mudah dikontrol, dan tentunya jauh dari diskriminasi. Salah satu program spektakuler yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Bekasi yakni Mall Pelayanan Publik. Sejauh ini, Pemerintah Kota Bekasi telah menyediakan Mall Pelayanan Publik di dua titik, yakni di Bekasi Junction dan di lokasi Plaza Pondok Gede. Seterusnya, pemerintah sedang menyiapkan beberapa titik lainnya seperti di daerah Cibubur, Jati Sampurna dan di daerah Bantargebang-Mustika Jaya.

Apa hebatnya mall pelayanan publik ini? Pemerintah Kota Bekasi melalui mall tersebut menyediakan berbagai pelayanan publik diantaranya yakni, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi menyediakan layanan permohonan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan(TDP) yang bisa diurus dengan lebih praktis. Pengurusan e-KTP, kartu keluarga, dan akte kelahiran via Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil juga bisa diurus dengan mudah disini. Langsung selesai. Penyediaan kartu antar kerja melalui Disnaker juga tersedia. Begitu pula layanan pencetakan Salinan SPPT PBB, Revisi Nama pada SPPT PBB, dan Konsultasi PBB.

Tidak saja itu, kemitraan pemerintah dengan Polres Metro Bekasi juga menghasilkan produk layanan perpanjangan SIM, E-Tilang, Izin Keramaian, STLK (Surat Tanda Lapor Kehilangan), SKCK, dan pelayanan konsultasi hukum di mall pelayanan publik. Banyak sekali layanan lainnya yang bisa diperoleh masyarakat dengan mudah, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga : Mewujudkan Kota Bekasi Ramah Disabilitas

Progress reformasi pelayanan publik ini bukan sekedar program populer semata. Program mall pelayanan publik sudah dilakukan secara simultan. Seterusnya pembenahan juga dilakukan di kantor- kantor pemerintah baik yang ada di kecamatan maupun kelurahan. Selama program 100 hari dalam fase pemerintahan Rahmat Effendi dan Tri Adhianto berjalan, keduanya terus memaksimalkan SDM pemerintah di seluruh kecamatan melalui program akselerasi pemerintah. Salah satu outputnya yakni, per 12 November 2018 kemarin, pelayanan administrasi kependudukan juga sudah meningkat. KTP elektronik, KK, dan akte juga selesai segera bila diurus di kecamatan.

Tidak hanya itu, Pemko Bekasi juga menyediakan layanan online melalui SIMPADUK.BEKASIKOTA.ID. Aplikasi online tersebut bisa dipakai oleh warga yang tidak punya waktu untuk mengunjungi langsung pusat-pusat layanan publik baik untuk kebutuhan penarikan data SKPWNI, SKDWNI, dan lain sebagainya. Tidak ada yang dipersulit.

Pemerintah melalui Diskominfostandi juga sudah menyediakan aplikasi Pengaduan Online Terpadu (POT). Aplikasi ini dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi implementasi program pemerintah, khususnya dalam hal pelayanan publik. Lewat program ini, warga bisa membuat aduan tertentu yang nantinya bisa direspon dengan segera oleh Unit Reaksi Cepat (URC) di masing-masing instansi terkait.

Sebagai salah satu birokrat dan perpanjangan tangan pemerintah yang mana diwajibkan untuk melayani masyarakat dengan super ekstra, tentu capaian tersebut tak membuat seluruh komponen pemerintah berpuas diri. Saya dan seluruh birokrat Pemko Bekasi terus diminta berbenah, menghadapi tuntutan perkembangan zaman dan digital untuk senantiasa mendekatkan layanan yang prima dan unggul kepada masyarakat. Peningkatan pelayanan publik ini juga tidak pernah berorientasi pada penghargaan dan piala. Penghargaan Kemenpan RB dan mungkin penghargaan-penghargaan lainnya hanyalah dampak atas kerja nyata yang kita lakukan bersama. Kita tanam rambutan, maka kita cicip rambutan yang manis. Karena itu pula bila kritik dianggap benar untuk memperbaiki, maka tak salah memuji dan memberi apresiasi jika beprestasi. Good job and keep work  Sir Rahmat Effendi!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top