Rodacilik, Karya Anak Bangsa yang Raih Penghargaan di Jepang – strategi.id
Kabar Baik

Rodacilik, Karya Anak Bangsa yang Raih Penghargaan di Jepang

Strategi.id - Rodacilik, Karya Anak Bangsa yang Raih Penghargaan di Jepang!
Strategi.id - Rodacilik, Karya Anak Bangsa yang Raih Penghargaan di Jepang!

Strategi.id – Aneka inovasi juga pembaruan tak henti menghiasi jagat industri kreatif Indonesia. Buktinya, ragam kreasi muncul untuk memberikan yang terbaik bagi negeri ini. Seperti halnya penampakan sepeda unik bernama Rodacilik yang berhasil memukau banyak kalangan.

Rodacilik buatan Spedagi merupakan karya anak bangsa yang berhasil memenangkan penghargaan G-Mark Best 100 pada Good Design Award di Jepang. Rodacilik buat Spedagi yang kemudian dikenal sebagai Spedagi Rodacilik tersebut merupakan sepeda bambu karya Singgih Kartono, lelaki asal Desa Kandangan, Temanggung, Jawa  Tengah.

Seperti yang dituturkan Japan Times melalui Beritagar.id, bahwa sepeda bambu karya anak bangsa ini merupakan desain inovatif berteknologi rendah yang tentunya layak menerima penghargaan sebagai Best 100 sebab desainnya tidak hanya berguna di bidang industri, melainkan juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas khususnya dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Mau Coba Motor Listrik Gesits Buatan ITS? Jokowi Sudah

Menariknya, Spedagi Rodacilik memanfaatkan konsep eco product dan green design yang menerapkan prinsip keberlanjutan (sustainability) dengan memperhatikan faktor lingkungan, sekaligus mengedepankan unsur-unsur reducing, reusing, dan recycling. Unik bukan?

Singgih pun mengaku untuk memproduksi karya-karyanya, ia menggunakan seluruh materi yang berasal dari tanaman yang tumbuh di kampung halamannya. Ide ini tentu saja menjadikan produk yang ia buat memiliki nilai tambah.

Diketahui lebih lanjut bahwa dalam penghargaan Good Design Award di Jepang terdapat tujuh produk buatan Indonesia yang berhasil membawa baik nama bangsa yakni Spedagi Rodacilik, Daihatsu Terios karya Mark Widjaja; Kursi Lukis Armchair karya Abie Abdillah; Kain Bamboo Batik Stole karya Lusiana Limono; Arang Gambar (Charcoal) karya Jindee Chua, Suriawati Qiu, dan Merlins; Lubang Angin ‘Dashdot’ karya Zenin Adrian; dan Cold Drip Coffee Maker karya Ronald Malone.

Baca Juga : Presiden Apresiasi Industri Sepeda Motor Indonesia Saat Kunjungi IMOS 2018

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top