Satgas Antimafia Geledah kantor PSSI di Sudirman - strategi.id
Nusantara

Satgas Antimafia Geledah kantor PSSI di Sudirman

Strategi.id - Satgas Antimafia Geledah kantor PSSI di Sudirman

Strategi.id – Satgas Antimafia melakukan Penggeledahan di kantor PSSI di Gedung fX Office Tower Sudirman, Jakarta Pusat. Dalam penggeledahan itu, tim Satgas Antimafia Bola mengecek dokumen-dokumen PSSI, terutama terkait kasus mafia bola.

“Selain anggaran (yang diperiksa), ada lagi yang lain dokumen digital,” kata anggota Satgas Antimafia Bola AKBP Dedy Murti kepada wartawan di lokasi, Rabu (30/1/19).

Penggeledahan melibatkan 20 penyidik gabungan dari Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri. Hingga pukul 14.00 WIB, penggeledahan masih berlangsung.

baca juga : Rumah Mantan Exco PSSI Hidayat digeledah Satgas Anti Mafia Bola

Dari pantauan, penyidik mengumpulkan berkas-berkas atau dokumen di kantor PSSI. Dokumen-dokumen itu dirapikan menjadi dua jejer.

Sebagian dokumen dimasukkan ke dalam 3 boks. Sementara dokumen lainnya dikumpulkan dan ditaruh di lantai.

Selain di fX Sudirman, penggeledahan juga dilakukan di kantor lama PSSI di Jalan Kemang Timur V, Kemang, Jakarta Selatan. Penggeledahan di Kemang masih berlangsung. 

Di kantor PSSI di fX Sudirman, penggeledahan disaksikan oleh Sekjen PSSI Ratu Tisha. Sejumlah staf PSSI juga tampak duduk-duduk.

baca juga : Pengakuan Mundurnya Edy Rahmayadi dari PSSI

Penggeledahan di fX Sudirman dipimpin oleh Kombes Roycke Harry Langie dan Kombes Argo. Sementara penggeledahan di kantor Kemang, dipimpin oleh AKBP Ade Ary Syam Indardi dan Kombes Syahar Diandono.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satgas Antimafia Bole telah menetapkan 11 tersangka terkait kasus ini. Para tersangka mulai dari wasit hingga anggota Komisi Disiplin PSSI.

Para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top