Sedekah Laut, Tradisi atau Penyembahan??? – strategi.id
Nusantara

Sedekah Laut, Tradisi atau Penyembahan???

Strategi.id - Sedekah Laut, Tradisi atau Penyembahan???
Strategi.id - Sedekah Laut, Tradisi atau Penyembahan???

Strategi.id – Sedekah laut di Pantai Baru Pandansimo Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dibubarkan oleh sekelompok orang beberapa waktu lalu. Mereka beralasan tradisi tersebut syirik dan bertentangan dengan ajaran Islam.

Tradisi upacara laut oleh para nelayan ini menurut salah satu warga setempat sudah ada di Nusantara sejak zaman pra-Islam. Awalnya, ada penghormatan terhadap dewa-dewa yang dianggap menguasai lautan.

Baca Juga :Indonesia Panggung Simulacra

Sementara para petani punya upacara sejenis terhadap dewa kesuburan dalam hal ini yang sering disebut namanya adalah Dewi Sri.

“Tujuan upacara laut ini (berdoa) untuk mendapat perlindungan, keselamatan di lautan dan rasa syukur atas rezeki yang diperoleh dari laut,” ucapnya.

Saat Islam masuk ke Nusantara, juga dari daerah pesisir. Masuknya Islam sudah mengubah tradisi upacara laut ini. Tradisi berdoa dan bersyukurnya dijaga, namun sudah disesuaikan dengan ajaran Islam.

“Yang tadinya berdoa kepada dewa, menjadi berdoa kepada Allah. Jampi-jampi diganti dengan bahasa Al Quran. Namun tradisi larung masih ada sampai sekarang,” ujar pria yang menjabat sebagai Direktur Lembaga Penelitian Pengembangan Sosial Politik (LP2SP) FISIP/ Kabid Soshum Vokasi UI ini.

Tradisi melarung ini yang belakangan masih diprotes sekelompok orang. Menurut Jajang, tradisi ini bukan terkait urusan ibadah jadi semestinya tidak dipermasalahkan.

“Itu tradisi ya, bukan ibadah. Setiap suku bangsa punya tradisi, itu jatidiri bangsa. Seperti, upacara 17 Agustus itu juga tradisi,” kata dia.

Menurutnya, jangan sampai karena penolakan ini orang lupa dengan fungsi dari tradisi sedekah laut, terlepas dari apapun konsep acaranya. “Fungsinya tidak berubah sebagai ajang bersyukur kepada Tuhan,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top