Sejarah Kelam Dibalik Hari Kasih Sayang - strategi.id
Merah Putih

Sejarah Kelam Dibalik Hari Kasih Sayang

Strategi.id – Jelang Hari Valentine 2019, baiknya disimak sejarah kelam Valentine Day. Ternyata ada kisah tragis, jauh dari kata romantis.

Hari Valentine 2019 atau akrab dipanggil valentine day yang jatuh pada 14 Februari setiap tahunnya, dikenal sebagai perayaan hari kasih sayang.

Hari Valentine 2019 atau hari kasih sayang, biasanya dirayakan dengan memberikan coklat atau menunjukkan rasa cinta ke orang yang tersayang.

Namun ternyata, ada kisah tragis dibalik perayaan hari Valentine atau hari kasih sayang ini.

Mengutip NPR, awal sejarah perayaan hari Valentine dimulai di awal tahun masehi, saat Kerajaan Roma baru saja berkuasa.

baca juga : Sejarah Singkat Asal-usul Tahun Baru Imlek

Pada masa itu, bangsa Roma memiliki festival Lupercalia, yang dirayakan setiap 13-15 Februari.

Mengutip History.com, Lupercalia sendiri adalah festival pagan kuno untuk meminta kesuburan, yang penuh akan darah dan kekerasan.

Pada saat itu, para pria Roma mengorbankan hewan, seperti kambing dan anjing untuk para dewa.

Setelah mengorbankan hewan-hewan, para pria Roma mencambuk para wanitanya dengan cambuk yang terbuat dari kulit hewan yang dikurbankan tadi.

Seorang sejarawan dari Universitas Colorado, Noel Lenski, mengatakan bahwa para wanita Roma saat itu bahkan mengantri untuk dicambuk.

Para wanita Roma Kuno itu percaya, bahwa cambukan yang didapat saat perayaan Lupercalia dapat memberikan kesuburan bagi mereka.

baca juga : Ternyata Begini Sejarah Label Halal MUI

“Mereka mabuk, dan juga telanjang,” ungkap Noel, dikutip Grid.ID dari NPR.

Selain itu, festival Lupercalia juga menjadi ajang ‘cari jodoh’ bagi bangsa Roma Kuno.

Para pria muda, mengambil ‘lotere’ di dalam stoples yang berisi nama-nama wanita yang mengikuti perayaan.

Para wanita yang terpilih, kemudian akan menjadi pasangan sang lelaki selama perayaan, atau bahkan menjadi pasangan untuk selamanya.

Kisah St. Valentine

Asal-usul perayaan Valentine memang masih menjadi misteri sampai sekarang.

Tak cuma dianggap berhubungan dengan festival kesuburan Lupercalia, hari Valentine diasumsikan terjadi untuk memperingati hari kematian St. Valentine.

Mengutip History.com, kisah St. Valentine bermula saat pemimpin bangsa Roma di abad 3, Claudius II, marah akan seorang pria bernama Valentine.

Valentine, ditahan oleh Kerajaan Roma karena karena telah membantu kabur buronan kerajaan serta menikahkan sebuah pasangan secara diam-diam.

Saat dipenjara, Valentine malah membuat Claudius II semakin murka, setelah meminta sang raja untuk bertobat ke jalan yang baik.

Menolak ketika diminta Claudius II untuk melupakan agamanya, Valentineakhirnya dipenggal oleh sang raja.

Pemenggalan Valentine, disebut-sebut terjadi tepat di tanggal 14 Februari.

Berdasarkan legenda yang menyebutkan St.Valentine mau membantu buronan kerajaan untuk kabur, serta mau menikahkan pasangan walau dilarang, kini hari kematiannya diperingati sebagai Hari Valentine atau hari kasih sayang.

Berikan Komentar

Berikan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Atas