Sejumlah Saksi Di Periksa, Ratna Sarumpaet Di Tetapkan Tersangka – strategi.id
Nusantara

Sejumlah Saksi Di Periksa, Ratna Sarumpaet Di Tetapkan Tersangka

Sejumlah Saksi Di Periksa, Ratna Sarumpaet Di Tetapkan Tersangka

strategi.id – Aktivis Ratna Sarumpaet diamankan oleh pihak Kepolisian Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta pada Kamis malam (04/10/2018). Namun, pihak Polres Metro Bandara enggan menjelaskan detail perihal penangkapan itu.

“Kita hanya mencegah untuk berangkat. Penjelasannya dari Polda saja,” ucap Kapolres Metro Bandara Soetta, AKBP Victor Togi Tambunan, Kamis (04/10/2018) malam.

Dan akhirnya Polisi menetapkan Ratna Sarumpaet sebagai tersangka. Status hukum tersebut yang menjadi alasan pencegahan Ratna ke luar negeri.

“Sudah. Dia sebagai tersangka. Karena dia akan ke luar negeri, kami tangkap,” kata Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, Kamis (04/10/2018).

Setyo menjelaskan status hukum yang menjerat Ratna berkaitan dengan kebohongan yang telah menghebohkan publik sebelumnya.

“Kasus kebohongan kemarin,” kata Setyo tanpa merinci lebih lanjut.

Polda Metro Jaya menyatakan Ratna Sarumpaet terancam hukuman sepuluh tahun penjara. Ratna telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyebaran berita bohong terkait penganiayaan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Ratna dijerat dengan Pasal 14 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 28 jo Pasal 45 Undang-Undang ITE.

Argo menyebut mantan anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi itu terancam hukuman 10 tahun penjara. Ratna tak mengalami penganiayaan, melainkan menjalani operasi plastik di RSK Bina Estetika, pada 21 September 2018.

“Bahwa yang bersangkutan sudah kita tetapkan sebagai tersangka, Ancamannya 10 tahun penjara,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (o4/10/2018) malam.

Argo mengatakan pihaknya pun sudah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya Direktur RSK Bina Estetika, tiga perawat, hingga dokter yang merawat Ratna Sarumpaet.

“Jadi intinya daripada pemeriksaan itu adalah bahwa yang bersangkutan saat masuk ke rumah sakit adalah kondisi normal,” kata Argo.

Ratna ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta, saat akan terbang ke luar negeri. Dia sendiri telah dicegah berpergian ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM atas permintaan Polda Metro Jaya.

Ratna langsung dibawa ke Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan awal. Saat tiba, Ratna memilih bungkam dan tak menjawab pertanyaan awak media

Ratna menjadi tersangka setelah polisi menerima laporan soal hoax penganiayaan. Ratna memang mengakui kebohongannya setelah polisi membeberkan fakta-fakta dugaan isu penganiayaan.

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto sebelumnya menyebut ada sejumlah laporan yang diterima Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri soal hoaxpenganiayaan Ratna Sarumpaet.

“Nanti kita tahu si A peran apa, si B peran apa, si C peran apa. Tentang ancaman hukumannya, kita bisa gunakan ancaman Pasal 14 dan 15 UU Nomor 1 Tahun 1946”. Jabarannya,

“kalau dia buat keonaran atau membuat kegaduhan dengan menyebarkan berita hoax, ancamannya 10 tahun. Atau kita bisa gunakan juga dengan UU ITE kalau dia menyebarluaskan dengan teknologi,” kata Setyo kepada wartawan di Amos Cozy Hotel, Jl Melawai, Jakarta Selatan, Kamis (04/10/2018).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top