Seren Taun 1951 S Dimulai Dengan Damar Sewu – strategi.id
Budaya

Seren Taun 1951 S Dimulai Dengan Damar Sewu

strategi.id - Saren Taun 1951S Dimulai dengan Damar Sewu
strategi.id - Saren Taun 1951S Dimulai dengan Damar Sewu

Strategi.id – Seren Taun  kali ini  sudah dimulai dari tanggal 29 Agustus 2018 sampai tanggal 3 September 2018. Masyarakat Cigugur  melaksanakan kegiatan Seren Taun 1951 S dimulai dengan Damar Sewu  di depan Paseban Tri Panca Tunggal Kelurahan Cigugur, Kabupaten Kuningan Jawa Barat.Damar Sewu atau Kegiatan Menyalahkan seribu Obor dihadiri oleh Ribuan Pengunjung mereka berduyun duyun memadati setiap sudut jalan dan area untuk menyaksikan setiap prosesi dengan khusuk.

Tradisi sebagai ungkapan syukur dan do’a kepada Tuhan Yang Maha Esa dari masyarakat Sunda atas berkah dan limpahanNya, terutama di bidang pertanian   sudah berlangsung sejak jaman nenek moyang ini, memang dalam proses perjalanannya sempat di hentikan pada tahun 1982, namun pada saat pemerintahan Gus Dur yaitu pada tahun 1999 acara ini bisa kembali berjalan sampai sekarang. Acara Seren Taun kali ini akan dimulai dari Rabu Malam (29/8/18) yaitu diawali dengan Acara Damar sewu dan Tari Puragabaya, dilanjutkan dengan Tari Kaulinan Barudak Lembur dan Pentas Kesenian di Taman Sari Paseban. Dimana acara puncak ini akan di laksanakan pada hari Senin  (3/09/18) yang akan Dihadiri dari Ketua Kantor Staf Presiden Bapak Moeldoko dan Beberapa Deputi,Watimpres Jokowi,  PJS Gubenur Jawa barat, Muspida Kabupaten Kuningan, Muspika kec Cigugur, Serta Jaringan Aktivis Rakyat se Jawa Barat.

Untuk acara Seren Taun kali ini di isi dengan berbagai macam kegiatan, tidak hanya acara-acara ritual yang bersifat sakral saja, tetapi ada juga kesenian dan hiburan. Bahkan ada juga pameran yang menyediakan hasil karya/olahan masyarakat Cigugur sendiri Seperti Workshop dan festival Kopi serta pengobatan gratis dari RS KMC KMC , Talk Show seren Taun serta Dialog Masyarakat Adat.

“Seren Taun ini terdiri dari beberapa komunitas lingkung seni dari Paseban, ada dari lingkung seni Purwawirahma, Komunitas Tarawangsa dari Sumedang, lantas yang biasa rutin ikut serta di acara ini yaitu Kanekes dari Baduy, komunitas Karinding Kuningan dan siswa-siswi sekolah yang memang mau ikut serta meramaikan acara Seren Taun kali ini. Bahkan tidak ketinggalan pula Aktivis Rakyat Se jawa Barat dari Sukabumi, Cianjur, Tasik, bandung, Cirebon, Bekasi dan Aktivis FK’98  ikut terlibat di dalamnya,” Ungkap Okki Satrio selaku Dewan Pengarah Acara Seren Taun.

Tema yang di usung dalam Seren Taun kali ini adalah “Memperkokoh Adat Untuk Memperkuat Karakter Bangsa” “Sesuai dengan kondisi Negara saat ini, kami ingin dengan acara Seren Taun ini, bisa lebih meningkatkan lagi rasa Nasionalisme, Rasa Gotong royong, Rasa Persatuan, tanpa harus membedakan Ras, Suku, Agama, dan Keyakinan. Kami ingin satu sama lainnya bisa bersinergis agar karakter bangsa kita kembali bangkit dan generasi muda bisa lebih mencintai lagi akan budayanya sendiri. secara pribadi,saya ingin upacara serem taun ini tidak hanya di jadikan sebagai tontonan belaka. Tetapi menjadi tuntunan dalam keseharian kehidupan masyarakat kita. Artinya apa yang tercermin di dalam persiapan, proses, pelaksanaan Seren Taun harus terus terpupuk dalam keseharian. Agar rasa persatuan dan kegotongroyongan terus akan terbina,” pungkas Okki Satrio Rabu (29/8/18)

Di keempatan yang sama Sarbini dari FK’98 mengungkapkan bahwa “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai Adat dan Budayanya masing masing, sehingga Eksistensi sebuah bangsa tetap bisa diakui, manakala Bangsa itu mampu mempertahankan apa yang menjadi ciri dan karakter  budaya Bangsa leluhur”.

“Keberagaman Bangsa harus diakui sebagai keindahan yang diciptakan Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai suatu Nilai Adikodrati ynag pantas dijunjung tinggi, sehingga kalo kita melihat fenomena yang ada mengaenai Radikalisme,Interoransi dan Terorisme yang muncul di bangsa ini maka ada yang salah dari Mekanisme dan Sistem Kontrol Negara terhadap Bangsa ini.” ujar Sarbini yang juga aktif sebagai Pengamat Kebijakan Pemerintah.

Puncak cara dari Seren Taun 22 Rayagung 1951S akan dimulai di Hari Senin Pagi (3/9/18) yang kemungkinan akan dihadiri oleh Puluhan Ribuan masyarakat adat dari Jawa Barat dan Sekitarnya dan Para Tokoh tokoh Nasional dari Pemerintah Pusat.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top