Sinergi BPIP dengan Polri: Pemaksimalan Virtual Police dalam Membangun Kesadaran Santun Bermedia Sosial - strategi.id
Dialektika

Sinergi BPIP dengan Polri: Pemaksimalan Virtual Police dalam Membangun Kesadaran Santun Bermedia Sosial

Strategi.id - Sinergi BPIP dengan Polri: Pemaksimalan Virtual Police dalam Membangun Kesadaran Santun Bermedia Sosial

Strategi.id – Pandemi COVID-19 yang tengah berlangsung setahun lebih melanda Indonesia mendorong peningkatan pengguna internet. Menurut Vice President Corporate Strategy Telkomsel Andi Kristanto berbagai kebijakan yang diambil selama pandemi melanda, berdampak pada peningkatan pengguna internet yang cukup signifikan, terutama konsumsi dari rumah tangga. Tingginya konsumsi internet terbagi dalam setidaknya tiga peruntukan, antara lain: pendukung kegiatan pekerjaan dan pendidikan, hiburan, dan konsumsi melalui belanja online.

Pengguna internet untuk hiburan cenderung memabfaatkan sejumlah platform media sosial (medsos) seperti YouTube, Facebook, Twitter, Instagram dan Tiktok. Dalam berselancar di medsos itulah sering masyarakat terpukau serta mempercayai berita bohong (hoax), dan kadang terlibat dalam perdebatan sengit yang tak lagi memperhatikan norma-norma kesopan santunan. Dikutip langsung dari kompas.com, laporan terbaru Digital Civility Index (DCI) yang mengukur tingkat kesopanan digital pengguna internet dunia saat berkomunikasi di dunia maya, menunjukkan warganet atau netizen Indonesia menempati urutan terbawah se-Asia Tenggara atau dengan kata lain, paling tidak sopan se-Asia Tenggara.

Nah dalam hal menjaga sopan santun juga menekan penyebaran berita bohong di media sosial diperlukan peran aktif dari seluruh elemen Bangsa Indonesia, baik pemerintah maupun masyarakat. Peran Kementerian Komunikasi dan Informasi sudah pasti memiliki porsi yang lebih besar, tetapi selain itu perlu juga sinergi antara kementerian dan lembaga lain dalam memainkan peran meningkatkan kesadaran santun dalam bermedia sosial.
Salah satu sinergitas yang perlu dijalin untuk mewujudkan kesadaran santun bermedia sosial adalah antara Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Kita sepakat ideologi Pancasila memang bukan sekadar untuk mengatur tingkal laku dan moral, lebih dari itu Pancasila merupakan dasar negara yang menjadi fondasi dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan masyarakat adil, makmur dan sejahterah.Namun pembangunan nasional bukan semata-mata pembangunan fisik saja, tetapi ada juga pembangunan manusia Indonesia yang memiliki kepribadian nasionalis yang unggul dan beradab. Salah satu indikator keadaban adalah menjunjung tinggi sopan santun, baik di dunia nyata maupun maya.

BPIP memiliki peran penting dalam menjaga peradaban Indonesia yang luhur dan besar ini, dengan memberikan masukan kepada Pemimpin Negeri ini terkait rumusan kebijakan pembangunan manusia dan fisik yang akan dilakukan di Indonesia, agar sesuai dengan nilai-nilai dasar negara Pancasila. Polri di bawah komando Kapolri Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo telah mengembangkan pemanfaatan viritual police (polisi viritual), yang salah satu maanfaatnya diakui oleh pakar mampu meningkatkan kesadaran literasi digital di kalangan netizen tanah air. Kedua institusi ini bisa saling bersinergi untuk membangun kesadaran bersama untuk menjaga kesantunan seluruh elemen yang ada di Indonesia.

Perlu ada sinergi antara BPIP dengan Polri untuk mengakhiri predikat paling tidak sopan di Asia Tenggara, atau mengembalikan netizen Indonesia ke jati diri asli Bangsanya sebagai bangsa paling beradab dan santun. BPIP mengawal melalui nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai upaya membangun karakter kebangsaan yang beradab, sementara Polri mengawal ketertiban dalam medsos dengan memaksimalkan peran viritual police. Sinergi keduanya yang saling mengisi akan membangun kesadaran bersama untuk menjaga sopan santun dalam berselancar di dunia maya. Salam Pancasila! Salam Presisi!

Penulis Oleh: Amos Sury’el Tauruy (Pemerhati Ekopolin dan Sosial).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top