Stasiun Tanah Abang Ditutup Sementara,KRL Dialihkan - strategi.id
Nusantara

Stasiun Tanah Abang Ditutup Sementara,KRL Dialihkan

strategi.id- ilustrasi stasiun tanah abang ( is)

Strategi.id- PT Kereta Commuter Indonesia menjalankan strategi rekayasa pola operasi dan pelayanan KRL yang akan melewati maupun bertujuan ke Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang, Rabu (22/5/19) melihat situasi yang berkempang di seputar wilayah stasiun Tanah Abang.

Seperti keterangan pers yang diterima pukul 09.45, disebutkan, rekayasa diambil setelah mempertimbangkan perkembangan situasi di sekitar Stasiun Tanah Abang dan Stasiun Palmerah. Langkah ini juga diambil karena KCI mengutamakan keselamatan para pengguna KRL.

Baca Juga : Jokowi Mau Umumkan Kemengan di Kampung Deret

Dengan rekayasa ini, untuk sementara KRL dari arah Stasiun Rangkas Bitung / Maja / Parung Panjang / Serpong tidak melayani naik turun pengguna di Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang. Sementara itu KRL loop line relasi Bogor/ Depok / Nambo – Duri/ Jatinegara hanya beroperasi hingga Stasiun Manggarai.

Vice President Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan, PT KCI menyarankan para pengguna dari arah Rangkas Bitung / Maja / Parung Panjang / Serpong untuk turun di stasiun selain Palmerah maupun Tanah Abang. “Sementara para pengguna KRL loop line yang bertujuan Stasiun Sudirman, Karet, Tanah Abang, Angke, Kampung Bandan hingga Jatinegara, kami himbau untuk dapat menggunakan moda transportasi alternatif lain,” tulis Anne.

Baca Juga : Mantan Aktivis 98 Trisakti Hendro Cahyono Blak-Blakan Soal Kerusuhan 1998

Situasi Stasiun Tanah Abang masih belum bisa dikendalikan. Sejumlah orang masih ‘menguasai’ jalanan di seputar stasiun dan melempari stasiun.

Hingga Rabu (22/5/19) pukul 09.18, suasana masih mencekam di sekitar Stasiun Tanah Abang. Massa mulai melempari stasiun sejak pukul 07.30 WIB.

Baca Juga : Jangan Lupa Bawa KTP, Tukar Uang Buat Lebaran di Monas

“Dor! Dor!” terdengar suara tembakan gas air mata aparat kepolisian mencoba membubarkan kerumunan massa.

Hingga berita ini diturunkan, massa terkonsentrasi di bawah flyover. Adapun polisi masih mencoba mengurai massa dengan menembakkan gas air mata ke kerumunan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top