Suara Komponen Bangsa Menginggatkan Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa - strategi.id
Nusantara

Suara Komponen Bangsa Menginggatkan Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa

strategi.id-suara komponen bangsa

Strategi.id- Pemilu memang telah berlalu, namun meninggalkan segala tanya dan kejanggalan yang memprihatinkan.Manipulasi, kecurangan, penghilangan dan pemindahan hak suara terjadi dimana – mana. segala kecurangan tersebut mengamputasi kedaulatan yg sudah diberikan oleh warga negara.


Dalam pemilu 2019 ini pula bukan hanya biaya yg tinggi, dan eksperimen yg luar biasa juga menyebabkan banyaknya anggota KPPS yang meninggal hingga mencapai 700 an orang, juga ribuan yg harus dirawat di RS.

Baca Juga : Kubu Prabowo- Sandi Menuding Terjadi Penggelembungan 22 Juta Suara

Dan ketika komponen bangsa menanyakan hal ini melalui demontrasi sebagai ujut penyampaian pendapat dimuka umum yang dijamin UUD dan UU, malah telah didorong terjadinya kejahatan kemanusiaan atas meninggalnya anak anak yg terbunuh pasca aksi itu dimana aparat terlihat brutal memasuki perkampungan warga.

Itulah Narasi yang disampaikan oleh Aliansi Masyarakat Ptofesional dan Akademisi yang dilaksanakan di The Apollo Cafe, Hotel Ibis. Jl Cikini raya Jakarta Pusat , Selasa (11/6/19).

Dalam Forum tersebut Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedillah Badrun dalam konferensi pers di Cikini, Jakarta, Selasa (11/6/19).

“Adanya korban di bawah umur pada kejadian tragedi kemanusiaan 21-22 Mei. Kematian anak bangsa yang ditembak peluru tajam adalah kejahatan HAM besar,” kata dia.

Tidak hadirnya “Negara” dalam tragedi kemanusian 21-22 Mei 2019 di Bawaslu RI dan berbagai daerah seperti Madura dan Pontianak, semakin menegaskan bahwa Presiden telah mengabaikan konstitusi UUD 1945 terkait hak asasi manusia.

Baca Juga : KPU Menjawab Tuduhan Kubu Prabowo-Sandi Soal Penggelembungan Suara

“Selain itu dalam UU No 5 tahun 1998 juga menolak keras tindakan penganiayaan kemanusiaan,” lanjutnya.

“Tuntaskan perkara kemanusiaan (pelanggaran hak azasi manusia) dalam pemilu 2019,” lanjutnya.

Ubed pun mengingatkan kepada semua anak bangsa bahwa kondisi Indonesia saat ini sedang memburuk.

Oleh karenanya, harus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta utamakan kepentingan nasional.

Forum tersebut juga melihat kondisi pemerintah saat ini yang sesungguhnya tidak kredibel dalam mengelola ekonomi negara. Jika terus berlanjut pemerintahan seperti saat ini dengan tata kelola ekonomi yang buruk, Indonesia akan mengalami situasi krisis ekonomi yang lebih buruk ujar salah satu Pembicara Eki Girsang mnatan aktivis 98 ini.

Baca Juga : Panca Sila, Hidup Matinya Negeri Ini

Suara Komponen Bangsa merupakan forum yang terdiri dari masyarakat profesional dan akademisi tersebut juga menyepakati 5 persoalan yang harus dituntaskan antara lain :

1. Menyerukan agar seluruh komponen anak bangsa bahu membahu menjaga persatuan Indonesia, dan tidak terjebak oleh politik kekuasaan.

2. Meminta pertanggung jawaban negara atas tragedi kemanusian dalam proses pemilu saat ini.

3. Jika negeri ini sudah tidak ada lagi keadilan, maka kami akan memaksa dunia Internasional melakukan pengadilan atas kejahatan kemanusiaan.

4. Kita harus benar benar menjaga kedaulatan rakyat atas negeri dgn menghormati hak pilih rakyat.

5. Menolak intervensi ekonomi asing yg membuat kedaulatan Indonesia menjadi lemah

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top