Surabaya Membara Memakan Korban Akibat Kereta Melintas - strategi.id
Nusantara

Surabaya Membara Memakan Korban Akibat Kereta Melintas

Strategi.id- Surabaya Membara Memakan Korban Akibat Kereta Melintas

Strategi.id Pertunjukan  teater “Surabaya Membara” untuk memperingati Hari Pahlawan di Surabaya memakan korban, Jumat (9/11/2018) malam. Sejumlah penonton terjatuh dari viaduk saat kereta melintas

Informasi sementara yang dihimpun di lokasi kejadian, dua orang meninggal dunia karena terlindas kereta api.

Baca Juga : Sejarah 10 November Diperingati Sebagai Hari Pahlawan?

Seorang penonton sempat merekam kejadian jatuhnya beberapa penonton dari atas viaduk. Video tersebut menyebar di grup watshapp kalangan wartawan.

Dalam video yang direkam sekitar pukul 20.00 WIB tersebut, tampak kereta api melintas dengan kecepatan rendah. Sementara banyak penonton teater berjajar tepat di dekat kereta yang melintas.

Di tengah kereta berjalan beberapa orang terjatuh. Penonton pun sontak menjerit.

“Anggota kami masih di lapangan,” katanya dalam pesan watshapp.

Baca Juga : Pidato Bung Tomo yang Bakar Semangat Juang “Merdeka atau Mati”

Pantauan rekan media yang dirilis Kompas.com di lokasi kejadian, sejumlah petugas dari polisi, PT KAI dan Linmas Kota Surabaya. Informasi yang beredar, masih ada satu jenazah korban yang belum diangkat.

Pagelaran teater Surabaya Membara adalah tontonan rutin setiap tahun untuk warga Surabaya untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November. Lokasi digelar di sekitar Monumen Tugu Pahlawan di Jalan Pahlawan Surabaya

Tak ada larangan orang untuk berada di viaduk, dan menyaksikan dari atas menjadikan banyaknya korban yang beratuhan.

Peringatan Malam Hari Pahlawan yang dirayakan dengan Drama Kolosal Surabaya Membara, di depan Tugu Pahlawan Surabaya menelan korban. Sejumlah warga yang menonton drama ini dari viaduk atau jalur atas jembatan perlintasan kereta api terjatuh bahkan juga ada yang terlindas kereta.

Humas PT KAI Daops 8 Gatut Sutiyatmoko kepada CNNIndonesia.com mengatakan rel tempat kejadian perkara tersebut masih aktif. Tapi saat penyelenggaraan, panitia kegiatan tidak berkoordinasi dengan KAI.

Ketiadaan pemberitahuan tersebut membuat pihaknya tidak menyiapkan pengamanan dan pengawasan khusus selama penyelenggaraan pementasan drama. “Tidak, tidak ada koordinasi sama sekali dengan kami,” katanya kepada Jumat (9/11/18).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top