Terima Kasih Diaspora Indonesia Dan KPU Harus Evaluasi Total - strategi.id
Corong

Terima Kasih Diaspora Indonesia Dan KPU Harus Evaluasi Total

Strategi.id - Terima Kasih Diaspora Indonesia Dan KPU Harus Evaluasi Total
Strategi.id - Terima Kasih Diaspora Indonesia Dan KPU Harus Evaluasi Total

Strategi.id – Bendahara Umum Badan Pemenangan Nasional Indonesia Muda Frans Immanuel Saragih Mengapresiasi Positif akan niat yang begitu besar dari Warga Negara Indonesia yang Berada di Luar Negeri, Selasa (16/4/19)

Informasi Melalui Media Cetak dan Elektronik Memperlihatkan Antusias Yang Begitu Besar, itu Menandakan Kesadaran Masyarakat Indonesia Sudah Meningkat akan Pentingnya Pemilu Bagi Kemajuan Bangsa Kedepan.

Baca Juga : Indonesia Muda Gelar Sablon Gratis Terakhir Serentak

Hal-Hal Menarik Banyak Kita Lihat Dalam Pemilu Pilpres dan Pileg dilakukan Warga Kita di Luar Negeri Beserta Panitia PPLN Untuk Meningkatkan Partisipasi WNI dalam Memilih Melakukan Kreatifitas Seperti Mengenakan Pakaian adat, Kuliner Indonesia dll, dan ada juga yang Mengganti Bahan Kotak Suara Dengan Arcylic Transparan.

Ini Menunjukkan Bahwa Warga Kita Lebih Menyadari Masalah Keamanan Dan Keindahan, Apalagi Pesta Demokrasi Pemilu ini Dipantau Oleh Dunia International.

Disisi Lain Terkait Insiden Surat Suara Tercoblos terhadap Paslon 01 dan Surat Suara Legislatif DPR RI Di Malaysia Kami Menegaskan Agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Agar Segera Mengusut Tuntas Pihak-Pihak Yang Telah Mencederai Demokrasi Kita Guna Terwujud Pemilu Adil, Jujur dan Damai.

Dan Kami Meminta Dalam Hal ini KPU Perlu Mengevaluasi Masalah Jumlah TPS, Batas Waktu Pencoblosan Dll. Kami Menyayangkan Ucapan Ketua KPU RI Yang Mengganggap Peristiwa Kertas Surat Suara yang Sudah Tercoblos oleh Pihak Yang Tidak Bertanggung Jawab diMalaysia Dianggap Sebagai Sampah, Kami Anggap Mencederai Pesta Demokrasi.

Selain itu masalah antrian yang Begitu Panjang Sangat tidak Layak, Dengan Jumlah Masyarakat kita Mencapai Sekitar 2 jutaan Jiwa Dengan Jumlah TPS yang diSediakan Tidak Sampai 1000 TPS Rasanya Kurang Memadai. Khususnya Untuk Negara Yang Jumlah WNI Kita Cukup Banyak Perlu Diperhatikan Penambahan. Hingga terkadang ada TPS yang Jumlah Pesertanya Ribuan.

Baca Juga : Indonesia Muda: Membangun Indonesia Tanpa Hutang

Oleh karena itu Frans Menambahkan Perlu dievaluasi agar ke Depannya Pesta Demokrasi Kita Dapat Berjalan Lebih Baik Lagi Bagi WNI kita yang berada Di Luar Negeri.

Sekali Lagi Terima Kasih Saudaraku Warga Negara Indonesia di Luar Negeri, Suara Kalian Sangatlah Dibutuhkan Bagi Kemajuan Bangsa.

Penulis : Frans Immanuel Saragih (Bendahara Umum BPN Indonesia Muda)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top