Terobosan Baru Kejari Jaksel, Bayar Tilang Bisa di Mal – strategi.id
Kabar Baik

Terobosan Baru Kejari Jaksel, Bayar Tilang Bisa di Mal

Peluncuran program Bayar Tilang Akhir Pekan

Strategi.id – Sabtu (17/11/2018) kemarin, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan resmi meluncurkan meluncurkan program bayar tilang akhir pekan di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan.

Program yang baru pertama kalinya ada di Indonesia ini diresmikan oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) DKI Fathur Rohman mewakili Kajati DKI Jakarta.

Menurut Fathur Rohman, pelayanan bayar tilang di pusat perbelanjaan bertujuan untuk memudahkan para pelanggar lalu lintas pada akhir pekan, yaitu hari Sabtu dan Minggu.

Program bayar tilang akhir pekan, kata Fathur, adalah wujud komitmen jajaran Kejaksaan untuk memberikan pelayanan prima kepada publik. “Terutama bagi masyarakat yang karena kesibukannya sehingga tidak bisa hadir ambil tilang pada hari-hari kerja,” tuturnya.

Pelayanan tilang akhir pekan di Mal Gandaria City pada hari Sabtu dan Minggu dimulai dari pukul 09.00-15.00 WIB.

Dari yang dihimpun Kejari Jakrta Selatan menunjukkan, seiring adanya Operasi Zebra, setiap minggu sidang pelanggaran lalin mencapai 4.000 berkas tilang. Dari jumlah itu, yang hadir dan mengambil tilang hanya 30 persen.

Berdasarkan pantauan, masyarakat yang membayar tilang pada Sabtu kemarin mencapai 100 orang. “Mereka mengaku senang ada pelayanan tilang di hari libur. Karena sambil jalan-jalan dengan keluarga, sekaligus mereka bisa bayar tilang,” tutur Fathor.

Baca juga: Pemutihan Pajak Kendaraan DKI Mulai Bulan Ini

Kajari Jakarta Selatan, Supardi, mengatakan pelayanan tilang akhir pekan saat ini masih dalam tahap uji coba selama tiga minggu.

“Jika berhasil akan kita coba di tempat-tempat lain. Jadi tidak hanya di Mal Gandaria City seperti sekarang ini. Kami akan evaluasi,” ujar Supardi. Lokasi keramaian lain seperti di Ragunan dan even Car Free Day (CFD) juga dilirik sebagai lokasi pelayanan tilang akhir pekan.

Selain itu, pelayanan tilang juga tidak terpaku dengan hari libur di akhir pekan. “Tapi bisa pada hari-hari libur nasional,” kata Supardi yang pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top