Penyitaan Aset Terbesar Mantan Perdana Menteri Najib Razak – strategi.id
Internasional

Penyitaan Aset Terbesar Mantan Perdana Menteri Najib Razak

Strategi.id – Penyitaan Aset Terbesar Mantan Perdana Menteri Najib Razak. Pada hari Rabu, Otoritas Malaysia mengumumkan bahwa mereka telah menyita perhiasan, tas tas dan barang berharga lainnya senilai 273.000.000 dollar, termasuk uang hampir senilai 30.000.000 dollar, dari properti milik PM Malaysia sebelumnya Perdana Menteri Najib dan istrinya, yang terlibat dalam skandal korupsi yang melibatkan pencurian miliaran uang negara.

Kecintaan mantan ibu negara pada barang-barang mewah telah menjadi buah bibir di Malaysia, tetapi pengumuman tersebut memberikan wawasan baru tentang banyaknya harta yang dimiliki pasangan tersebut.

Amar Singh, kepala Divisi Kejahatan Komersil Polisi Malaysia, mengatakan bahwa penyitaan ini merupakan penyitaan aset terbesar dalam sejarah Malaysia.

Singh mengatakan bahwa Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, akan segera dipanggil dalam rangka memastikan kepemilikan dari barang barang tersebut. Bulan lalu pasangan tersebut dilarang untuk meninggalkan negara. Karena sebelumnya mereka telah diperiksa oleh penyelidik anti korupsi.

Diantara barang-barang yang disita tersebut, yang disita dalam beberapa minggu terakhir ini, adalah 12,000 jenis perhiasan senilai 109.000.000 dollar – untuk nilai logam mulia dan batu permatanya saja, Amar Singh mengatakan biaya tenaga kerja dan biaya lainnya dapat dua kali lipatnya.

Lebih lanjut tambahnya, uang tunai senilai 29.000.000 dolar dalam 26 kurs uang yang berbeda juga disita dalam penggeledehan tersebut. 423 jam tangan senilai 19.000.000 dollar, dan 234 kacamata senilai 93.000 dollar juga turut diamankan.

Saat konfrensi pers di Kuala Lumpur, pemerintah secara resmi merilis foto – foto dari beberapa barang barang yang diamankan. Selain jam tangan, sitaan tersebut mencakup 2.800 pasang anting, 2.200 cincin, 2.100 gelang, 1.600 bros, 1.400 kalung, dan 14 mutiara.

Perhiasan yang paling berharga dalam penyitaan ini adalah rangkaian berlian kuning dan coklat yang dilapisi emas, bernilai sekitar 1.500.000 dollar, ucap Amar Singh.

Barang-barang yang disita termasuk didalamnya sebanyak 12.000 jenis perhiasan senilai 109.000.000 dollar untuk nilai logam mulia dan batu permatanya saja.

Pengumpulan barang barang berharga seperti ini mengingatkan kembali pada diktator Filipina sebelumnya Ferdinand Marcos dan istrinya, Imelda. Jika Ibu Marcos terkenal dengan kumpulan sepatunya, Ibu Rosmah dikenal dengan tas tangannya.

Tas Hermes-nya saja bernilai 12 juta dollar, sedangkan tas yang lain – 37 merk yang lain ditampilkan dalam 567 barang yang disita, termasuk Prada dan tas tangan pesanan merk Bijan – masih dalam proses penilaian, ucap Amar Singh.

Pada Rabu lalu Najib mengatakan bahwa banyak diantara barang – barang tersebut yang diterima sebagai hadiah, dan dia berpendapat bahwa nilai barang – barang tersebut dibesar-besarkan oleh polisi.

Beliau menambahkan bahwa uang kas dan biaya kampanye yang dikumpulkan sebagai “uang milik pribadi”.

Tuduhan korupsi yang tinggi memicu kemarahan publik, yang menyebabkan kekalahan yang hebat di tempat pemungutan suara untuk partai Najib, Organisasi Nasional Melayu Bersatu, yang mengakhiri cengkeramannya pada kekuasaan yang berhubungan dengan kemerdekaan Malaysia dari Inggris sejak tahun 1957.

Dibawah pemerintahan Najib, setidaknya 4.5 miliar dollar lenyap dari Malaysia Development Berhad, atau lebih popular sebagai 1MDB, dana negara yang dia dirikan dan awasi. United States Justice Department mengatakan bahwa sebanyak 731 juta dollar didepositokan ke rekening pribadi Najib.

Setelah kekalahannya, Najib digantikan sebagai perdana menteri oleh Mahathir Mohamad, 92, yang sebelumnya memimpin negara Malaysia dari 1981 hingga 2003. Mahathir telah membantu mengampanyekan Najib, tetapi selama kampanye beliau mengatakan, “Kesalahan terbesar yang saya miliki dan yang pernah saya buat dalam hidup saya adalah memilih Najib. ”

Ketika dia menjadi perdana menteri, Najib terisolasi dari hukum yang berlaku. Dia dibebaskan dari kesalahan oleh jaksa agung, dan laporan oleh Auditor Jenderal negara diklasifikasikan.

Setelah pemecatannya, Najib dan Rosmah dilarang meninggalkan Malaysia setelah rencana penerbangan mereka untuk melarikan diri ke Indonesia bocor. Petugas kepolisian telah ditempatkan di jalan di luar rumah mereka.

Mahathir telah menegaskan bahwa pencurian dana publik oleh pemerintah sebelumnya jauh melampaui 1MDB. Dalam sebuah wawancara bulan ini dengan The New York Times ia membuat daftar beberapa instansi pemerintah yang “telah diperkosa” di bawah kepemimpinan Najib.

Mahathir mengatakan kepada Reuters bahwa para penyelidik telah menyusun “Kasus Yang Hampir Sempurna” ke dalam target utama dalam kasus ini. Najib sebelumnya membantah melakukan kejahatan tersebut.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top