TKN Klaim Jokowi Sudah Dijuluki 'Si Putih' Sejak 2014 - strategi.id
Nusantara

TKN Klaim Jokowi Sudah Dijuluki ‘Si Putih’ Sejak 2014

TKN Klaim Jokowi Sudah Dijuluki 'Si Putih' Sejak 2014
TKN Klaim Jokowi Sudah Dijuluki 'Si Putih' Sejak 2014

Strategi.id – Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Aria Bima menegaskan bahwa calon presiden unggulannya, Joko Widodo (Jokowi) sudah identik dengan warna putih sejak 2014. Pakaian kerja putih telah lekat saat mantan gubernur DKI Jakarta itu menang di pemilihan presiden (pilpres) 2014.

Aria bahkan menyatakan Jokowi memiliki julukan tersendiri, yakni ‘Si Putih’ sejak 2014 silam. Hal itu karena Jokowi kerap mengenakan kemeja berwarna putih dengan lengan digulung dalam tiap aktivitasnya menjadi presiden.

“Ya gimana orang kita baju putih. Pak Jokowi aja panggilannya Si Putih loh, itu sejak tahun 2014, dengan baju putih lengan panjang digulung,” kata Aria, Rabu (27/3/19).

Baca Juga : Gaet Milenial, Relawan Luncurkan Official Marchandise #01

Hal itu ia katakan merespons pernyataan Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Eggi Sudjana. Eggi menilai imbauan Jokowi memutihkan tempat pemungutan suara (TPS) merupakan bentuk kemiskinan ide, karena lebih dulu digaungkan oleh kubu Prabowo-Sandi.

Aria mengaku heran mengapa Jokowi dituduh menjiplak dan miskin ide oleh kubu Prabowo-Sandiaga. Ia menyatakan bahwa sepatutnya para pendukung Jokowi menggunakan baju putih saat hari pencoblosan pada 17 April 2019. Sebab, hanya pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin saja yang mengenakan baju serba berwarna putih-putih di kertas suara Pilpres 2019. Diketahui, pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mengenakan jas berwarna hitam dengan dasi merah pada foto resminya di kertas suara Pilpres 2019.

“Lah bajunya (Jokowi-Ma’ruf) di kertas suara aja putih, mau dijiplak gimana?” Kata dia.

Aria lantas menyinggung kostum resmi Prabowo-Sandiaga yang mengenakan jas di kertas suara Pilpres 2019. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa relawan dan simpatisan Prabowo-Sandiaga kerap mengenakan baju berwarna biru selama penyelenggaraan kampanye Pilpres 2019.

Selain itu, Aria mengimbau agar pendukung Prabowo-Sandiaga tak perlu membuat sensasi baru terkait persoalan tersebut. Ia menjelaskan bahwa kostum berwarna putih tak perlu dimonopoli untuk kepentingan kelompok Prabowo-Sandiaga. Sebab, ia menilai baju putih merupakan baju umum yang biasa dikenakan oleh masyarakat banyak, termasuk oleh Jokowi.

“Jadi jangan bikin sensasi, dan itu juga baju umum, udahlah ga usah menyampaikan hal yang sensasional yang baru, kalau sekarang tanggal 17 kita gaungkan 17 putih, ya karena memang bajunya Pak Jokowi itu putih, Kalau pak Jokowi pake jas ya kita pake Jas,” kata dia.

Sebelumnya, Eggi Sudjana mengatakan seruan menggunakan baju putih oleh Jokowi mengikuti trademark dari kubu Prabowo-Sandi, dan telah diserukan oleh Komando Ulama Pemenangan Prabowo-Sandi. “Jokowi menjiplak dan miskin ide. Itu jelas dompleng untuk ambil isu baju putih,” kata Eggi, Rabu (27/3/19).

Baca Juga : Foto Jokowi-Ma’ruf di Surat Suara Pilpres 2019

Penjiplakan yang dimaksud Eggi adalah pesan yang disampaikan Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath. Pria yang juga juru kampanye nasional paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno itu mengimbau umat Islam agar mengenakan baju putih saat mencoblos di TPS pada 17 April mendatang. Imbauan dilontarkan olehnya pada 1 Maret lalu kala menggelar aksi di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta.

Namun untuk diketahui, Jokowi pasca terpilih menjadi Presiden dalam Pilpres 2014 memang ‘menanggalkan’ kemeja kotak-kotak yang menjadi ciri khasnya saat berkampanye dan termuat dalam surat suara pemilu kala itu. Setelah ‘menanggalkan’ kemeja kotak-kotak tersebut, Jokowi lalu dikenali dengan seringnya memakai kemeja putih tangan panjang dengan lengan terlipat hingga mencapai di bawah siku.

Kemeja putih itu pun dipakai Jokowi ketika bersama Jusuf Kalla mengumumkan Kabinet Indonesia Kerja untuk pertama kalinya pada 26 Oktober 2014. Dan, para sosok yang diperkenalkan Jokowi-JK sebagai pembantu presiden itu pun seragam mengenakan kemeja putih. Jokowi pun menyerukan kepada para pendukungnya di Pilpres 2019 untuk menggunakan pakaian putih saat mencoblos 17 April mendatang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top