Transaksi 1 Kg Sabu di Jaksel, 3 Orang Ditangkap - strategi.id
Nusantara

Transaksi 1 Kg Sabu di Jaksel, 3 Orang Ditangkap

Strategi.id - Transaksi 1 Kg Sabu di Jaksel, 3 Orang Ditangkap

Strategi.id – Tiga pria ditangkap polisi setelah bertransaksi narkotika jenis sabu. Ketiga pelaku ditangkap di daerah Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto mengatakan awalnya petugas mendapat informasi adanya transaksi sabu. Petugas kemudian mendatangi lokasi mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Setelah menerima informasi, Timsus Subdit V Dittipidnarkoba melakukan surveillance dan kemudian tim melihat target melintasi Jalan Ciputat. Setelah itu melakukan penangkapan terhadap tersangka Rey Hadi (23),” kata Eko lewat keterangan tertulisnya, Rabu (14/11/18).

Polisi menangkap tiga orang yang sedang melakukan transaksi narkoba jenis sabu di lampu merah Pondok Pinang, Jakarta Selatan, tepatnya di depan lampu merah. Salah satu tersangka berstatus mahasiswa.

Dikutip dari detik “Yang diamankan RH (23), tidak bekerja; AS (25), karyawan swasta; RA (19), pelajar atau mahasiswa,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/11/18).

Barang bukti yang disita petugas adalah narkotika jenis sabu seberat 1 kilogram. Para pelaku ditahan untuk diperiksa guna pengembangan kasus.

“(Kasusnya) masih dikembangkan,” ucap Eko.

Baca Juga : Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Pencegahan Narkotika

4 Penyelundup 1,6 Ton Sabu Dituntut Mati

Tiga anak buah kapal (ABK) dan satu kapten kapal pembawa 1,6 ton sabu, MV Min Lian Yu Yun 61870, dituntut hukuman mati. Penuntutan itu dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejaksaan Agung, Alma, di Pengadilan Negeri Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

“Hari ini sidang pembacaan tuntutan kasus narkotika jenis sabu seberat 1,6 Ton dengan terdakwa 4 orang, yaitu Yao Yin Fa, Chen Meisheng, Chen Yi, dan Chen Hui. Jaksa penuntut umum menuntut para terdakwa dengan hukuman mati,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Yani Santoso, Selasa (30/10/18).

Yani menerangkan sidang berlangsung terbuka dan mendapat pengamanan terbuka dari Satuan Sabhara Polresta Barelang serta pengamanan tertutup dari Unit Opsnal Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri. Sidang dipimpin tiga hakim, yaitu Muhammad Chandra selaku ketua majelis hakim serta Redite dan Yonna Lamerossa sebagai anggota.

“Mudah-mudahan vonis dari majelis hakim juga hukuman mati,” ujar Yani.

Yani menjelaskan sidang dilanjutkan dengan agenda pembacaan nota pembelaan dari terdakwa pada Selasa, (13/11/13). “(Proses hukum) masih panjang. Kita kawal terus supaya maksimal hukumannya,” tegas Yani.

Keempat tersangka merupakan warga negara Cina. Mereka ditangkap di perairan Anambas, Kepri, pada (20/02/18). Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama Satgas Gabungan Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri dan Ditjen Bea-Cukai.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top