Warga Bekasi Siap Dites Masal Covid-19 Selasa 24 Maret 2020 - strategi.id
Nusantara

Warga Bekasi Siap Dites Masal Covid-19 Selasa 24 Maret 2020

Strategi.id - Warga Bekasi Siap Dites Masal Covid-19 Selasa 24 Maret 2020

Strategi.id – Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melaksanakan rapid test massal virus Korona atau COVID-19 tahap 1 di Stadion Patriot Candrabaga, Kota Bekasi mulai Selasa depan (24/03/20).

Agenda ini disampaikan Kang Emil sebagai Gubenur Jawa Barat saat melakukan pengecekan kesiapan rapid test massal di Stadion Patriot Candrabaga, Minggu (22/03/20), seperti disiarkan dalam live Instagram Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Pemprov Jabar (Pikobar).

“Kepada warga Kota Bekasi besok seminggu ini akan dilakukan tes massal dengan rapid test. Rapid test ini per hari Minggu ini alatnya belum ada, tapi dijanjikan pemerintah pusat besok [Senin] akan dikirim ke Bandung. Jadi, diharapkan Selasa bisa mulai (rapid test massal),” kata Kang Emil.

Adapun pengetesan di Stadion Patriot Candrabaga ini akan meliputi Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Kang Emil menjelaskan prosedur dan mekanisme pengambilan tes tidak diadakan secara berkerumun. Tapi tetap menggunakan batas jarak aman dan standar operasi yang diberlakukan untuk penyakit menular.

Selain itu, Pemprov Jawa Barat juga menginstruksikan agar setiap RW dan kelurahan menyediakan kendaraan operasional yang diperlukan untuk menjemput warga.

Sebelumnya Kang Emil mengungkapkan ada sedikitnya tujuh daerah di wilayah Jabar yang masuk zona merah atau area penyebaran virus corona. Ketujuh daerah ini ditentukan berdasarkan adanya pasien positif di wilayah tersebut.

Ridwan Kamil menyebutkan ketujuh daerah tersebut yakni Kota Depok, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cirebon, Kota Bandung, dan Kabupaten Bandung.

“Zona merah ini adalah wilayah-wilayah yang terdapat warganya positif,” kata Emil.

Kang Emil mengatakan warga tak perlu panik dengan adanya pembagian zona penyebaran kasus positif tersebut.
“Definisi ini masih akan kita terjemahkan mungkin istilahnya zona merah tapi artinya zona yang terpapar positif,” ucapnya.

Dengan adanya zona merah tersebut, maka pihak Pemerintah Provinsi dapat mengambil tindakan seperti mengirimkan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis di rumah sakit dan pembagian masker untuk masyarakat terdampak corona.
“Sehingga bantuan logistik, kewaspadaan, komunikasi, tes proaktif banyak dilakukan di zona-zona yang positifnya banyak,” tegas Emil.

Penentuan kriteria tes Covid-19 ini menurut Emil adalah cara terbaik. Tes yang serupa juga dilakukan Korea Selatan untuk mencegah penularan Virus Korona. Negeri yang penduduknya sekitar 45 juta itu melakukan tes untuk 200 ribu warganya.

“Dengan tes masif ini kita bisa tahu sebaran di mana, kunci isolasi orang yang terdampak. Itu harusnya tidak ada lagi orang yang terdampak. Tugas kita dari sisi mentracing orang. Tanpa ini kita tidak tahu virus ini beredar di mana,” katanya.

Emil mengatakan, tes cepat kali ini dilakukan secara zonasi. Untuk wilayah Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang dilakukan di Stadion Patriot.

Selain tes cepat, pihak Pemprov Jabar juga akan mengkonfirmasi tes Covid-19 dengan menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR). Sehingga, dalam sekali tes ada dua alat yang disiapkan.

“Untuk rapid test (tes cepat), hitungannya memang lebih cepat 3-5 menit karena ngetesnya pakai darah. Tapi akurasinya tidak bisa seratus persen. Kadang negatif disebut positif. Maka rapid test ini secara teori WHO harus dilakukan dua kali. Lalu kita bikin tes kedua pakai PCR,” katanya.

“Kalau positif juga, maka dia tidak boleh ke mana-mana dan langsung dirujuk ke rumah sakit. Emil menargetkan total 2.000 orang menjalani tes tersebut.

“Kenapa hanya 2.000? Ini karena alatnya belum saya pegang. Tapi kita sudah pesan sekitar 8.000-10.000,” katanya.

1 Comment

1 Comment

  1. hendra jimmy lukas

    23 March 2020 at 16:54

    Mantaps, segera bergeser ke tempat lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top