Warga Lubang Buaya Korban Normalisasi Kali Somasi Pemda DKI Jakarta - strategi.id
Nusantara

Warga Lubang Buaya Korban Normalisasi Kali Somasi Pemda DKI Jakarta

Strategi.id-Warga Lubang Buaya Korban Normalisasi Kali Somasi Pemda DKI Jakarta
Strategi.id-Warga Lubang Buaya Korban Normalisasi Kali Somasi Pemda DKI Jakarta

Strategi.id- Masyarakat di lingkungan Kelurahan Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Kota Jakarta Timur menanyakan haknya yang telah di perjuangkan oleh pemiliknya selama 7 tahun sejak tahun 2013 hingga saat ini mengenai ganti rugi dari Pemda DKI Jakarta.

Sejak tahun 2013 pemilik tanah terus memperjuangkan haknya untuk mendapatkan ganti kerugian atas proyek Normalisasi Kali melalui berbagai pertemuan yamg dilakukan dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bahkan pernah juga berurusan dengan pihak berwajib, hingga berulang kali dibohongi dengan janji-janji manis pejabat yang pernah ditemui, namun hingga saat ini pembayaran ganti kerugian tersebut tidak kunjung terlaksana.

baca juga : BPIP Minta Pemda Bersikap Terkait Penolakan Renovasi Gereja di Kepri

Perwakilan warga Didampingi Kuasa hukum Charles Benhard dan Ruth Yosephine mereka mendatangi Balai Kota DKI Jakarta Senin (10/02/20) mempertanyakan Ganti Rugi yang tidak kunjung datang akibat proyek Normalisasi Kali Sunter.

Somasi ini dilayangkan langsung kepada Gubenur Anies Baswedan selaku Gubenur DKI Jakarta dikarenakan sudah menunggu hingga 7 tahun tetapi tidak kunjung datang harapan penyesesaian itu.Berikut Press Rillis yang dikeluarkan oleh warga dan Kuasa Hukumnya.

KORBAN PROYEK NORMALISASI KALI

Proyek Normalisasi Kali di wilayah DKI Jakarta menyisakan banyak masalah, terutama mengenai pemberian ganti kerugian bidang-bidang tanah yang terkena jalur proyek unggulan pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut. Proyek Normalisasi Kali yang telah dikerjakan sejak Provinsi DKI Jakarta di pimpin oleh Gubernur Joko Widodo yang saat ini menjabat sebagai Presiden RI, kemudian dilanjutkan oleh Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang saat ini menjabat sebagai Komisaris Utama Pertamina, selanjutnya oleh Gubernur Djarot Saiful Hidayat, dan saat ini di pimpin oleh Anies Rasyid Baswedan, ternyata tidak mampu menyelesaikan persoalan pemberian ganti kerugian kepada warga DKI Jakarta yang turut memberi dukungan kepada proyek pemerintah tersebut.

Masalah pemberian ganti kerugian terhadap sebidang tanah milik seluas 4963 m2 di lingkungan Kelurahan Lubang Buaya Kecamatan Cipayung Kota Jakarta Timur yang telah di perjuangkan oleh pemiliknya selama 7 tahun sejak tahun 2013 hingga saat ini adalah salah satu contoh betapa bobroknya menejemen pemerintahan Provinsi DKI Jakarta dalam menyelesaikan keseluruhan proyek Normalisasi Kali tersebut secara utuh. Sejak tahun 2013 pemilik tanah terus memperjuangkan haknya untuk mendapatkan ganti kerugian melalui berbagai pertemuan yamg dilakukan dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta, bahkan pernah juga berurusan dengan pihak berwajib, hingga berulang kali dibohongi dengan janji-janji manis pejabat yang pernah ditemui, namun hingga saat ini pembayaran ganti kerugian tersebut tidak kunjung terlaksana.

baca juga :Politisi PDIP Gani Suwondo: Kalau Gentleman, Sebaiknya Anies Mundur

Berbagai peraturan yang mengatur tentang pemberian ganti kerugian tanah warga yang terkena program Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum selalu di tabrak begitu saja oleh penguasa. Peraturan dibuat dan hanya wajib ditaati oleh rakyat kecil, tetapi sebaliknya peraturan dibuat untuk di kangkangi oleh penguasa..!!!

Dalam berbagai pertemuan yang diadakan oleh pemerintah Provinsi DKI Jakarta sehubungan dengan pelaksanaan proyek Normalisasi Kali di wilayah DKI Jakarta selalu di hadiri oleh pihak pemilik tanah. Beberapa instansi pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga sudah berulang kali ditemui. Bahkan Kantor Badan Pertanahan Nasional Kota Jakarta Timur telah mengeluarkan Validasi Pemberian Ganti Kerugian yang ditujukan kepada Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta untuk segera melakukan pembayaran ganti kerugian kepada pemilik tanah. Namun tetap saja pemilik lahan belum mendapatkan ganti kerugian hingga saat ini.

baca juga : Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto Hadiri Natal TMP Bersama Korban Banjir di Teluk Gong

Perjuangan rakyat kecil demi mendapatkan haknya memang harus melalui jalan panjang yang berliku-liku. Jangan berharap hak warga negara akan diberikan dengan cuma-cuma oleh penguasa, tetapi hak itu harus di rebut walau dengan air mata dan keringat darah sekalipun…!!!

TUJUH TAHUN BERJUANG…!!!

EMPAT GUBERNUR TAK MAMPU MENYELESAIKAN…!!!

Hanya ada satu kata LAWAN…!!!

Contack Person :
Charles Benhard (081376446666)
Ruth Yosephine (0817710251)

Demikian Press rilis yang disebar kerekan rekan media.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top